Abstrak
REPRESENTASI NILAI PERSATUAN BERDASARKAN SILA KETIGA PANCASILA DALAM TRADISI SEKATEN DI KERATON KASUNANAN SURAKARTA HADININGRAT
Oleh :
Wisnu Aditya Candrakristawan - K6422088 - Fak. KIP
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis representasi nilai persatuan
berdasarkan sila ketiga Pancasila dalam prosesi tradisi Sekaten, (2)
mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian
dilaksanakan di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Data diperoleh melalui
observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan sebelas informan yang
terdiri atas sentono dalem, abdi dalem, tokoh agama, pemerintah, pedagang, dan
pengunjung. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi
data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama nilai persatuan dalam
tradisi Sekaten terepresentasi melalui simbol budaya, ritual, dan interaksi sosial
yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang.
Nilai tersebut tercermin dalam sikap kebersamaan, toleransi, gotong royong, dan
partisipasi kolektif dalam setiap rangkaian prosesi. Kedua, faktor pendukung
representasi nilai persatuan meliputi peran aktif Keraton, dukungan pemerintah, dan
partisipasi masyarakat. Sementara itu, faktor penghambatnya meliputi pengaruh
globalisasi, rendahnya pemahaman generasi muda terhadap nilai budaya, dan
dominasi aspek hiburan dalam pelaksanaan Sekaten. Simpulan penelitian
menunjukkan bahwa tradisi Sekaten tidak hanya berfungsi sebagai ritual budaya,
tetapi juga sebagai sarana internalisasi nilai persatuan sesuai dengan sila ketiga
Pancasila serta sumber pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
berbasis budaya lokal.