;

Abstrak


PERAN TEMPAT TINGGAL DALAM MEMODERASI HUBUNGAN ANTARA CITRA TUBUH DAN STATUS GIZI DENGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK) REMAJA PEREMPUAN DI KABUPATEN PATI


Oleh :
Christantya Vita Rena Nugroho - S532308018 - Fak. Kedokteran

Latar Belakang: Kekurangan Energi Kronik (KEK) remaja perempuan menjadi masalah gizi krusial di Indonesia. Kabupaten Pati dengan prevalensi KEK remaja perempuan dalam kategori tinggi yakni mencapai 40%. Tingginya prevalensi KEK remaja perempuan di Kabupaten Pati diduga terkait dengan interaksi simultan antara aspek psikologis yaitu citra tubuh dan aspek gizi yaitu status gizi dengan KEK melalui perilaku makan remaja. Wilayah tempat tinggal baik pedesaan dan perkotaan turut berperan sebagai faktor eksternal yang dapat memengaruhi kekuatan hubungan tersebut, mengingat adanya kesenjangan karakteristik tempat tinggal dalam hal tingkat pendapatan, akses dan distribusi pangan, produksi pangan lokal, dan inovasi program pangan dan gizi yang dapat berpengaruh terhadap terjadinya KEK. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara citra tubuh dan status gizi dengan KEK remaja perempuan di Kabupaten Pati serta melihat peran tempat tinggal sebagai variabel moderator dalam memperkuat atau memperlemah hubungan antara citra tubuh dan status gizi dengan KEK pada remaja perempuan di Kabupaten Pati. Metode: Populasi penelitian adalah seluruh siswi SMA atau sederajat di wilayah kerja Puskesmas Pati 2 dan Puskesmas Kayen (n=3.259) dengan sampel sebanyak 130 responden yang diambil menggunakan teknik multistage cluster sampling non probability. Citra tubuh diukur dengan BSQ-16B, status gizi diukur berdasarkan berat dan tinggi badan diinterpretasikan dengan indeks IMT/U, dan KEK diukur melalui ukuran LILA dengan ambang batas < 23,5 cm termasuk kategori KEK. Analisis data dengan uji Chi Square, Spearman Rank, Regresi Logistik Biner, dan uji Interaksi Regresi Logistik. Hasil: Uji bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara citra tubuh dengan KEK dan hubungan status gizi dengan KEK p = 0,013 serta antara status gizi dengan KEK p = 0,000 ( p < 0,05). Citra tubuh dan status gizi secara simultan berhubungan dengan KEK melalui nlai p = 0,005 ; p = 0,044 (p < 0,05) dengan nilai Nagelkerke R Square sebesar 0,129. Hasil uji multivariat dengan moderasi menunjukkan bahwa tempat tinggal memoderasi hubungan status gizi dengan KEK remaja perempuan (p < 0,05) namun tempat tinggal tidak memoderasi hubungan antara citra tubuh dengan KEK remaja perempuan (p > 0,05). Kesimpulan: Citra tubuh dan status gizi secara simultan berhubungan dengan KEK. Tempat tinggal berperan sebagai variabel moderator pada hubungan status gizi dengan KEK namun tidak pada hubungan citra tubuh dengan KEK. Temuan ini dapat menjadi dasar pengembangan program promosi gizi KEK remaja perempuan yang bersifat area based approach.