Abstrak
Analisis Dampak Penerapan Buffer Yard Truck Terhadap Waktu Tunggu pada Layanan Gate di Terminal Petikemas Teluk Lamong
Oleh :
Erliana Fabrella - V1223025 - Sekolah Vokasi
Volume arus barang yang tinggi di Terminal Petikemas Teluk Lamong menyebabkan antrean panjang kendaraan truk yang mengganggu lalu lintas umum, sehingga terminal menerapkan Buffer Yard Truck (BYT) sebagai area penyangga bagi kendaraan yang terkendala proses layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi waktu tunggu truk pada layanan gate sebelum dan sesudah penerapan BYT, serta menganalisis peran BYT dalam mendukung kelancaran arus kendaraan dan menangani kendala operasional. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan campuran (mixed methods) tipe Concurrent Triangulation Design. Data kuantitatif berupa 200 data waktu tunggu truk dari lima periode pengamatan (Mei 2025 hingga Maret 2026) dianalisis menggunakan uji nonparametrik Kruskal-Wallis melalui SPSS, sedangkan data kualitatif dari observasi dan wawancara dengan staf Yard Planner, Post Gate, serta pengemudi truk dianalisis menggunakan ATLAS.ti. Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan nilai H sebesar 18,229 dengan Asymp. Sig. sebesar 0,001 (p < 0,05), yang membuktikan adanya perbedaan waktu tunggu yang signifikan secara statistik antarperiode. Ditemukan pula pergeseran titik hambatan operasional (bottleneck): durasi segmen Ingate–Stack Gate meningkat tajam, sedangkan durasi segmen Stack Gate–Out Gate justru memendek akibat keberadaan BYT. Sebanyak 83,3% pengemudi diarahkan ke BYT karena kepadatan antrean blok, bukan kendala administrasi, dan 93,3% pengemudi merasa aman serta nyaman selama menunggu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa BYT efektif mendistribusikan ulang titik antrean dan memberikan manfaat humanis bagi pengemudi, meskipun total waktu tunggu keseluruhan tetap meningkat seiring naiknya volume kedatangan truk.