Abstrak
Pengaruh Hasil Belajar Mata Pelajaran Projek Kreatif dan Kewirausahaan terhadap Minat Wirausaha Siswa SMK Teknik Bangunan di Kabupaten Sragen
Oleh :
Yongki Irawan - K1519079 - Fak. KIP
Penelitian ini bertujuan untuk (1)
mendeskripsikan capaian hasil belajar PKK, (2) mendeskripsikan tingkat minat
wirausaha, dan (3) menganalisis pengaruh hasil belajar PKK terhadap minat
wirausaha siswa SMK teknik bangunan di Kabupaten Sragen. Penelitian ini
menggunakan metode ex post facto dengan pendekatan kuantitatif. Populasi
sekaligus sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas XI jurusan Desain
Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) dan Teknik Konstruksi dan Perumahan
(TKP) di SMK Negeri 1 Miri Sragen dan SMK Negeri 2 Sragen tahun pelajaran
2025/2026 yang berjumlah 107 siswa, ditentukan melalui teknik sampling jenuh (total
sampling). Data hasil belajar PKK dikumpulkan melalui teknik dokumentasi
nilai sumatif, sedangkan data minat wirausaha
dikumpulkan melalui angket tertutup berskala Likert empat poin yang terdiri
atas 24 butir pernyataan valid dan reliabel (Cronbach's Alpha = 0,880).
Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis regresi
linear sederhana dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa hasil belajar PKK tergolong tinggi (rata-rata 88,32; seluruh
siswa tuntas Kriteria Ketuntasan Minimal), demikian pula minat wirausaha siswa
tergolong tinggi (rata-rata 74,47). Hasil analisis regresi memperoleh persamaan
Y = 32,926 + 0,470X dengan nilai t hitung 2,345 > t tabel 1,983 dan taraf
signifikansi 0,021 < 0,05, yang menunjukkan adanya pengaruh positif dan
signifikan hasil belajar PKK terhadap minat wirausaha siswa, dengan besaran
kontribusi 5,0% (R² = 0,050). Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar PKK
berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat wirausaha siswa SMK teknik
bangunan di Kabupaten Sragen, meskipun besaran kontribusinya tergolong kecil
sehingga faktor-faktor lain di luar hasil belajar diduga memiliki peran yang
lebih dominan dan perlu dikaji pada penelitian selanjutnya.