Abstrak
Peran Copywriter dan Graphic Designer Dalam Produksi Iklan Layanan Masyarakat Kota Surakarta
Oleh :
Alifia Charissa Nasywa Fitriana - V1123011 - Sekolah Vokasi
Kota Surakarta merupakan salah satu
pusat kebudayaan Jawa yang memiliki warisan budaya seperti tari tradisional,
gamelan, kuliner hingga Batik yang menjadi identitas masyarakatnya. Namun, di
era digital saat ini, minat generasi muda terhadap budaya daerah semakin
menurun akibat banyaknya budaya populer dari luar yang masuk melalui media
sosial. Kondisi tersebut mendorong Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota
Surakarta untuk memanfaatkan platform sosial media sebagai upaya strategis
dalam membangun kesadaran masyarakat Kota Surakarta terhadap pentingnya
pelestarian budaya daerah. Tugas Akhir ini merupakan Iklan Layanan Masyarakat
yang bertujuan untuk mengajak dan mengingatkan kepada masyarakat untuk menjaga
budaya khususnya di Kota Surakarta. Iklan Layanan Masyarakat ini mengemas pesan
persuasif dengan tersirat dan diterima oleh generasi muda.Produksi iklan layanan masyarakat Kota
Surakarta “Jaga Budaya Dengan Cara Sederhana” dilakukan melalui tiga format
media, yaitu Audio Visual, Audio, dan Visual. Peran Copywriter dan Graphic
Designer mengembangkan konsep iklan, serta menyusun naskah yang
komunikatif, persuasif, serta relevan dengan generasi muda sebagai target
audiens utama serta mengubah pesan menjadi karya visual.
Hasil akhir menunjukkan bahwa peran Copywriter
dan Graphic Designer dalam merancang naskah dan pesan komunikasi
menghasilkan materi iklan layanan masyarakat yang tidak hanya informatif,
tetapi juga mampu membangkitkan emosi audiens serta membuat audiens tertarik.
Pesan yang terstruktur dan narasi yang mengalir berhasil menyampaikan ajakan
untuk melestarikan budaya Surakarta sebagai sesuatu yang dekat dan bermakna
bagi kehidupan generasi muda. Kesimpulan laporan ini menegaskan bahwa
keberhasilan iklan layanan masyarakat sangat dipengaruhi oleh kemampuan Copywriter
dan Graphic Designer dalam menerjemahkan nilai-nilai budaya serta
kecermatan dalam memilih pendekatan komunikasi yang sesuai dengan karakteristik
target audiens dan platform media sosial yang digunakan.