Abstrak
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN SMART BOX TERHADAP CIVIC PARTICIPATORY SKILL PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA (STUDI DI KELAS XI SMA BATIK 2 SURAKARTA)
Oleh :
Febriana Wati Fikriyah - K6422035 - Fak. KIP
Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh penggunaan media
pembelajaran Smart Box terhadap Civic Participatory Skill peserta
didik dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas XI SMA Batik 2
Surakarta.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian
causal-comparative (ex post facto). Populasi penelitian adalah
seluruh peserta didik kelas XI SMA Batik 2 Surakarta Tahun Pelajaran 2025/2026
yang berjumlah 156 peserta didik, dengan sampel sebanyak 70 peserta didik yang
diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan
menggunakan angket berskala Likert, kemudian dianalisis dengan bantuan IBM SPSS
Statistics versi 27 melalui uji korelasi Product Moment dan uji
regresi linier sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,339
dengan signifikansi 0,004 (< 0,05), yang menunjukkan hubungan positif namun
tergolong lemah antara penggunaan media pembelajaran Smart Box dan Civic Participatory Skill peserta
didik. Hasil uji regresi linier sederhana memperoleh koefisien determinasi (R²)
sebesar 0,135, yang berarti penggunaan media pembelajaran Smart Box memberikan
kontribusi sebesar 13,5% terhadap Civic Participatory Skill peserta
didik, sedangkan 86,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian
ini, seperti suasana kelas yang kurang kondusif. Persamaan regresi yang
diperoleh adalah Ŷ = 26,694 + 0,409X.
Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa penggunaan media
pembelajaran Smart Box berpengaruh positif dan signifikan terhadap Civic
Participatory Skill peserta didik kelas XI dalam pembelajaran Pendidikan
Pancasila di SMA Batik 2 Surakarta, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima.
Disarankan agar sekolah dan guru terus berinovasi mengembangkan media
pembelajaran yang kreatif serta menciptakan suasana kelas yang kondusif guna
mengoptimalkan partisipasi peserta didik.