Abstrak


TINGKAT KETANGGUHAN DESA DAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DI KECAMATAN JENAWI KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN 2026


Oleh :
Devi Nur Rahmadani - K5419013 - Fak. KIP

Penelitian ini bertujuan (1) menganalisis tingkat ketangguhan desa, (2) tingkat kesiapsiagaan masyarakat, serta (3) menyusun rekomendasi peningkatan ketangguhan desa dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana tanah longsor di Desa Balong dan Desa Menjing, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar. Penelitian menggunakan metode mixed methods dengan pendekatan survei. Tingkat ketangguhan desa diukur berdasarkan Peraturan Kepala BNPB Nomor 1 Tahun 2012, sedangkan tingkat kesiapsiagaan masyarakat diukur menggunakan framework LIPI–UNESCO/ISDR (2006). Sampel ketangguhan desa ditentukan menggunakan purposive sampling terhadap pemangku kepentingan kebencanaan, sedangkan sampel kesiapsiagaan masyarakat menggunakan Proportional Random Sampling terhadap 95 kepala keluarga. Data kuantitatif dianalisis menggunakan teknik skoring dan persentase, kemudian diperdalam melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Balong termasuk kategori Desa Tangguh Bencana Madya, sedangkan Desa Menjing termasuk kategori Pratama. Tingkat kesiapsiagaan masyarakat di Desa Balong mencapai 84,6% dengan kategori Sangat Siap, sedangkan Desa Menjing mencapai 77,2% dengan kategori Siap. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh pelaksanaan program pengurangan risiko bencana yang lebih berkelanjutan di Desa Balong, sementara kesiapsiagaan masyarakat Desa Menjing lebih banyak didukung oleh pengalaman hidup di wilayah rawan longsor. Berdasarkan hasil tersebut, rekomendasi untuk Desa Balong difokuskan pada penguatan tata kelola kebencanaan, peningkatan kapasitas masyarakat, dan kesiapsiagaan rumah tangga, sedangkan Desa Menjing diprioritaskan pada penguatan regulasi, perencanaan, kelembagaan, serta peningkatan kapasitas masyarakat sebagai dasar pengembangan Desa Tangguh Bencana. Kata Kunci: Ketangguhan Desa, Kesiapsiagaan, Longsor