Abstrak
Analisis dan Optimalisasi Desain Struktur Rangka Floating Surface Turbine Aerator Berbasis Metode Elemen Hingga
Oleh :
Benevan Janera - I0422029 - Fak. Teknik
Sektor akuakultur nasional
menghadapi permasalahan rendahnya kadar Dissolved Oxygen (DO) di kolam
budidaya intensif yang berpotensi menyebabkan kematian massal ikan dan udang.
Aerator konvensional seperti kincir air dan diffuser dinilai tidak
efisien energi serta menghasilkan gelembung besar yang membatasi luas permukaan
transfer oksigen. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tugas akhir ini
berfokus pada analisis dan verifikasi kekuatan struktural dua komponen kritis
sistem Floating Surface Turbine Aerator, yaitu rangka utama baja
galvanis dan pelampung fiberglass, sebagai bagian dari kegiatan Capstone
Design tim perancang sistem aerator terapung terintegrasi.Analisis dilaksanakan melalui
pendekatan bertahap yang saling melengkapi, yaitu perhitungan analitik manual
berbasis prinsip mekanika teknik dan mekanika fluida sebagai nilai referensi
awal (baseline), dilanjutkan dengan verifikasi numerik menggunakan
simulasi Finite Element Analysis (FEA) melalui perangkat ANSYS Static
Structural. Komponen kritis yang dianalisis adalah rangka utama berbahan
baja galvanis ASTM A500 Grade B dengan profil hollow square (SHS)
40×40×2 mm, serta dua pelampung fiberglass berbentuk kapsul berdiameter ⌀500 mm dan panjang total
1.650 mm yang disusun secara bilateral (twin-pontoon).Hasil perhitungan manual
menunjukkan massa total sistem sebesar 120,02 kg menghasilkan gaya berat W =
1.177 N. Kedua pelampung menghasilkan gaya apung total Fb = 5.928 N
dengan buoyancy ratio 5,04 dan draft operasional 121 mm. Analisis
stabilitas awal konfigurasi twin-pontoon menghasilkan tinggi metasentrik
GM = +208 mm sehingga sistem dinyatakan stabil. Perhitungan tegangan manual
memodelkan rangka sebagai simply supported beam dan menghasilkan
tegangan Von-Mises σ'VM = 32,1 MPa dengan faktor keamanan
analitik SF = 9,81 terhadap kekuatan luluh Sy = 315 MPa. Simulasi FEA
menghasilkan tegangan Von-Mises maksimum 4,13 MPa, deformasi total 10,35
mm, dan SF ≈ 76,2. Perbedaan ~87% antara kedua metode dikaitkan dengan
perbedaan model balok 1D dan distribusi beban tiga dimensi penuh, namun
keduanya sepakat bahwa rangka aman secara struktural.
Luaran tugas akhir ini mencakup
verifikasi kelayakan desain rangka dan pelampung yang tertuang dalam gambar
teknik produksi lengkap serta Bill of Materials (BOM) 17 komponen yang
seluruhnya tersedia di pasar lokal Jawa Tengah. Rangka utama dinyatakan aman
secara struktural, sedangkan pelampung dinyatakan mampu memberikan kapasitas
apung dan stabilitas awal yang memadai. Hasil ini menunjukkan bahwa desain
layak untuk dilanjutkan ke tahap fabrikasi, pengujian purwarupa, dan
pengembangan lanjutan sistem Floating Surface Turbine Aerator.