Abstrak


Analisis Wacana Kritis dalam Wacana Suka Duka Pelatih Atlet Para Badminton oleh Agung Purwandono di mojok.co


Oleh :
Ike Sephia As'at Jody - B0222033 - Fak. Ilmu Budaya

Ike Sephia As’at Jody. B0222033. 2026. Analisis Wacana Kritis dalam Wacana Suka Duka Pelatih Atlet Para Badminton oleh Agung Purwandono di mojok.co Skripsi: Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana media membangun representasi terhadap pelatih para-badminton melalui wacana berita feature berjudul Suka Duka Pelatih Atlet Para badminton karya Agung Purwandono. Penelitian ini membahas dua permasalahan, yaitu 1. bagaimanakah struktur teks (mikrostruktur, superstruktur, dan makrostruktur) dalam wacana Suka Duka Pelatih Atlet Para-badminton, serta 2. bagaimanakah konteks dan kognisi sosial yang membangun wacana Suka Duka Pelatih Atlet Para-badminton?. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan struktur teks (makrostruktur, superstruktur, dan mikrostruktur), serta konteks sosial dan kognisi sosial dalam wacana Suka Duka Pelatih Atlet Para-badminton. Penelitian ini merupakan jenis penelitian berupa penelitian kualitatif, dengan data utama penelitian berbentuk satuan lingual berupa kata, frasa, klausa, kalimat, dan paragraf dalam wacana Suka Duka Pelatih Para-Badminton. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini ialah artikel feature berjudul Suka Duka Pelatih Atlet Para-badminton karya Agung Purwandono yang dipublikasikan pada platform Mojok.co tanggal 4 November 2025. Metode dan teknik penyediaan data yang digunakan berupa metode simak dengan teknik lanjutan berupa teknik catat. Metode dan teknik analisis data yang digunakan merupakan metode padan. Metode penyajian hasil analisis data dalam penelitian ini adalah metode penyajian informal. Setelah dilakukan analisis, diketahui bahwa struktur teks dalam wacana Suka Duka Pelatih Atlet Para-badminton yang ditulis oleh Agung Purwandono terdapat sebanyak 90 data. Pada konteks sosial, penulis memiliki kekuasaan dan akses dalam membangun wacana. Kognisi sosial meliputi pengetahuan, opini dan sikap, serta ideologi yang menekankan perjuangan para pelatih para-badminton.