Abstrak
Pengaruh Kinetin dan IBA terhadap Pertumbuhan dan Anatomi Dendrobium gouldii pada Media Modifikasi MS
Oleh :
Mutiara Shabrina - H0722112 - Fak. Pertanian
Dendrobium gouldii merupakan salah satu spesies anggrek yang memiliki
potensi untuk dikembangkan karena memiliki nilai estetika tinggi sehingga
banyak diminati sebagai tanaman hias. Budidaya
konvensional Dendrobium gouldii menghadapi sejumlah tantangan seperti laju
pertumbuhan yang lambat dan memerlukan kondisi lingkungan yanng spesifik
sehingga sulit untuk mendapatkan anakan dalam jumlah banyak dalam waktu singkat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara kinetin dan IBA
terhadap pertumbuhan D. gouldii, kinetin terhadap pertumbuhan D.
gouldii, IBA terhadap pertumbuhan D. gouldii, dan pengaruhnya untuk
pertumbuhan dan anatomi D. gouldii. Penelitian ini menggunakan Rancangan
Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor perlakuan dengan masing-masing
faktor terdiri dari 5 taraf perlakuan dengan 4 kali ulangan. Variabel yang
diamati yaitu variabel waktu muncul tunas, jumlah tunas, waktu muncul daun,
jumlah daun, jumlah akar, tinggi planlet, bobot segar planlet, dan anatomi tanaman.
Analisis data dilakukan menggunakan uji analisis ragam ANOVA uji F taraf 5% dan
jika signifikan dilakukan uji lanjut menggunkan Duncan’s Multiple Range Test
(DMRT) dengan taraf 5% serta menggunakan analisis regresi untuk melihat peningkatan
maupun penurunan grafik hasil variabel peubah, selain itu juga dilakukan Uji
Survival dengan Kaplan-Meier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi
kinetin 1 ppm dan IBA 2 ppm mampu meningkatkan bobot segar planlet D.
gouldii 86,89% dari kontrol. Kinetin 2 ppm mampu meningkatkan tinggi
planlet D. gouldii 50,35% dari
kontrol. Pemberian IBA secara tunggal tidak berpengaruh nyata terhadap
pertumbuhan planlet D. gouldii, namun berinteraksi dengan kinetin dalam
meengaruhi bobot segar planlet. Pemberian
kinetin 1 ppm meningkatkan rata-rata ketebalan korteks akar dan berkas pembuluh.
Pemberian IBA 2 ppm meingkatkan rata-rata ketebalan mesofil daun.