Abstrak


Analisis Komparasi Nilai THI Serta Produktivitas Ayam Petelur pada Kandang Dengan Ketinggian dan Bahan Atap yang Berbeda : Studi Kasus di Rafa Telur Farm, Boyolali


Oleh :
Leondifta Totti Afriansyah - V2323021 - Sekolah Vokasi

Kondisi mikroklimat pada kandang open house dipengaruhi oleh konstruksi kandang, terutama ketinggian dan bahan atap. Perbedaan kondisi mikroklimat dapat meningkatkan nilai Temperature Humidity Index (THI) yang berpotensi memengaruhi respons fisiologis dan produktivitas ayam petelur. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan nilai THI dan produktivitas ayam petelur fase produksi pada kandang open house dengan ketinggian dan bahan atap yang berbeda. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan membandingkan dua unit kandang, yaitu kandang A beratap genteng dan kandang B beratap galvalum. Pengamatan dilakukan selama 28 hari melalui pengukuran suhu dan kelembapan udara pada pukul 06.00 WIB, 12.00 WIB, dan 18.00 WIB untuk menghitung nilai THI. Sebagai data pendukung, diamati respons fisiologis ayam berupa frekuensi pernapasan dan temperatur rektal, serta produktivitas yang meliputi feed intake (FI), hen day production (HDP), dan feed conversion ratio (FCR). Data dianalisis menggunakan uji Independent Samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai THI pada kandang A lebih tinggi dibandingkan kandang B, dengan adanya perbedaan (P<0,05) pada pukul 12.00 WIB, yaitu masing-masing sebesar 82,61 dan 80,54. Respons fisiologis ayam petelur tidak menunjukkan adanya perbedaan (P>0,05). Perbedaan ketinggian dan bahan atap memengaruhi kondisi mikroklimat kandang yang tercermin dari nilai THI, sedangkan data produktivitas digunakan sebagai informasi pendukung dalam penelitian.