Abstrak


Penggunaan Media Cerita Bergambar dengan Powerpoint Interaktif untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila pada Murid Kelas III SDN Kembaran


Oleh :
Nursinta Tri Astuti - K7122243 - Fak. KIP

Nursinta Tri Astuti. K7122243. Pembimbing Dr. Suhartono, M.Pd. PENGGUNAAN MEDIA CERITA BERGAMBAR DENGAN POWERPOINT INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA PADA MURID KELAS III SDN KEMBARAN. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret, Juli 2026.Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan langkah-langkah penggunaan media cerita bergambar dengan powerpoint interaktif untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar Pendidikan Pancasila pada murid kelas III SDN Kembaran; (2) meningkatkan keaktifan belajar Pendidikan Pancasila menggunakan media cerita bergambar dengan powerpoint interaktif pada murid kelas III SDN Kembaran; (3) meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila menggunakan media cerita bergambar dengan powerpoint interaktif pada murid kelas III SDN Kembaran; (4) mengidentifikasi kendala dan solusi dalam penggunaan media cerita bergambar dengan powerpoint interaktif untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar Pendidikan Pancasila pada murid kelas III SDN Kembaran. Pendekatan penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan tiga siklus dengan subjek penelitian murid kelas III SDN Kembaran dan guru kelas III. Data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Analisis data yang dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, penggunaan media cerita bergambar dengan powerpoint interaktif untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar Pendidikan Pancasila pada murid kelas III SDN Kembaran diterapkan melalui langkah-langkah pelaksanaan media pembelajaran visual yaitu: (1) tahap persiapan, (2) tahap pelaksanaan, dan (3) tahap evaluasi. Kedua, penggunaan media cerita bergambar dengan powerpoint interaktif dapat meningkatkan keaktifan belajar murid kelas III SDN Kembaran terbukti dengan rata-rata persentase keaktifan belajar murid meningkat dari siklus I sebesar 72,18% ke siklus II sebesar 83,99% dan meningkat lagi menjadi 92,11% pada siklus III. Ketiga, penggunaan media cerita bergambar dengan powerpoint interaktif dapat meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila pada murid kelas III SDN Kembaran terbukti dengan kenaikan rata-rata persentase hasil belajarnya yang meningkat, yaitu sebesar 64,23% pada siklus I dan sebesar 76,15% pada siklus II kemudian meningkat lagi menjadi 87,69% pada siklus III. Keempat, pada penggunaan media cerita bergambar dengan powerpoint interaktif guru masih mengalami beberapa kendala berupa: (1) penggunaan media yang belum sepenuhnya optimal, (2) terjadi kendala teknis pada media, (3) elemen-elemen interaktif sudah dimanfaatkan secara menyeluruh, tetapi masih kurang maksimal, dan (4) murid masih belum fokus pada pembelajaran. Adapun solusi yang diterapkan untuk mengatasi kendala tersebut, yaitu: (1) guru lebih memahami penggunaan media dan membimbing murid agar mau berinteraksi dengan media (2) guru harus memiliki perencanaan dan persiapan yang cukup, (3) membuat elemen interaktif lebih menarik dan memanfaatkan seluruh elemen interaktif, serta (4) mempersiapkan pembelajaran dan memastikan kesiapan belajar murid.Kata kunci: cerita bergambar, powerpoint interaktif, keaktifan belajar, hasil belajar