Abstrak
PENGARUH KOMUNIKASI MEDIA SOSIAL TERHADAP EKUITAS UMKM RENTAL KOSTUM BERBASIS KONSUMEN DAN NIAT MENYEWA (Studi pada UMKM Rental Kostum Koneko.cosrentt)
Oleh :
Kresna Adi Kuncoro - F0222106 - Fak. Ekonomi dan Bisnis
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi media sosial — yang
dioperasionalisasikan ke dalam Konten yang Dihasilkan Perusahaan (KDPN), Konten yang
Dihasilkan Pengguna (KDP), dan Intensitas Distribusi (ID) — terhadap pembentukan
Customer-Based Brand Equity (CBBE), yang meliputi Kesadaran Merek (KM), Persepsi
Kualitas (PK), Asosiasi Merek (AM), dan Kepercayaan Merek (KPM), serta implikasinya
terhadap Niat Menyewa (NM) pada UMKM rental kostum berbasis digital Koneko.cosrentt.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner
skala Likert 1–5 yang disebarkan secara daring kepada konsumen aktif Koneko.cosrentt
menggunakan teknik purposive sampling. Dari 366 kuesioner yang terkumpul, 319 di
antaranya memenuhi kriteria dan layak dianalisis menggunakan Structural Equation
Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui SmartPLS 4. Hasil pengujian
menunjukkan bahwa KDPN dan ID berpengaruh positif dan signifikan terhadap keempat
dimensi CBBE, sedangkan KDP hanya berpengaruh signifikan terhadap KPM dan tidak
terbukti berpengaruh terhadap KM, PK, maupun AM. Selanjutnya, seluruh dimensi CBBE
terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap NM, dengan AM sebagai prediktor paling
dominan. Pengujian efek mediasi mengungkapkan bahwa pengaruh KDPN terhadap NM
dimediasi penuh (full mediation) oleh keempat dimensi CBBE, pengaruh ID dimediasi penuh
hanya melalui KM dan AM, sementara KDP tidak menunjukkan pengaruh tidak langsung yang
signifikan terhadap NM melalui dimensi CBBE mana pun. Temuan ini mengindikasikan bahwa
mekanisme pembentukan niat menyewa bersifat selektif dan lebih banyak ditopang oleh
konten yang dikendalikan perusahaan serta keluasan distribusinya, ketimbang oleh konten
buatan konsumen semata. Implikasinya, UMKM rental kostum berbasis digital perlu
memprioritaskan strategi KDPN dan ID yang konsisten, sekaligus merancang mekanisme
khusus agar KDP dapat dihubungkan secara eksplisit dengan identitas merek agar
kontribusinya terhadap ekuitas merek dapat dioptimalkan.