Abstrak
SURVEI PERSEPSI SISWA TERHADAP IMPLEMENTASI DEEP LEARNING PADA MATA PELAJARAN PJOK SMA N 1 KARANGANOM KLATEN
Oleh :
Alwan Maulana Ikhsan - O0122004 - Fak. Keolahragaan
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan
persepsi siswa SMA Negeri 1 Karanganom Klaten terhadap implementasi Deep
Learning pada mata pelajaran PJOK ditinjau dari dimensi mindful learning,
meaningful learning, dan joyful learning, serta untuk mengetahui
persepsi siswa terhadap implementasi Deep Learning secara keseluruhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain
penelitian deskriptif. Variabel penelitian berupa variabel tunggal, yaitu
persepsi siswa terhadap implementasi Deep Learning pada mata pelajaran PJOK.
Populasi penelitian adalah siswa SMA Negeri 1 Karanganom Klaten tahun ajaran
2025/2026. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik proportionate
stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket dan
dianalisis dengan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap implementasi
Deep Learning pada mata pelajaran PJOK secara keseluruhan berada pada kategori
sedang dengan kecenderungan positif. Pada dimensi mindful learning,
sebagian besar siswa berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata sebesar
43,65. Pada dimensi meaningful learning, mayoritas siswa juga berada
pada kategori sedang, sedangkan pada dimensi joyful learning sebagian
besar siswa menunjukkan kategori sedang dengan proporsi kategori tinggi yang
cukup besar. Temuan tersebut menunjukkan bahwa penerapan Deep Learning pada
pembelajaran PJOK telah mampu menghadirkan pembelajaran yang berkesadaran,
bermakna, dan menyenangkan bagi siswa. Berdasarkan hasil tersebut, dapat
disimpulkan bahwa implementasi Deep Learning pada mata pelajaran PJOK di SMA
Negeri 1 Karanganom Klaten telah memperoleh persepsi yang cenderung positif
dari siswa, meskipun masih diperlukan upaya penyempurnaan agar penerapannya
dapat berlangsung secara lebih optimal.
Berdasarkan hasil penelitian, guru PJOK disarankan untuk terus
meningkatkan kualitas penerapan Deep Learning melalui penguatan aspek mindful,
meaningful, dan joyful dalam pembelajaran. Sekolah diharapkan
memberikan dukungan terhadap pengembangan strategi pembelajaran yang
berorientasi pada pembelajaran mendalam, sedangkan peneliti selanjutnya dapat
mengembangkan kajian yang lebih luas dengan melibatkan variabel dan subjek
penelitian yang berbeda.