Abstrak
Strategi Komunikasi Guru Dalam Rangka Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas XI Di SMA Negeri 3 Wonogiri
Oleh :
Wahyu Rizal Hanafi - D0221105 - Fak. ISIP
ABSTRAK Wahyu Rizal
Hanafi. D0221105. 2026. “Strategi Komunikasi Guru Dalam pembelajaran Rangka Meningkatkan
Motivasi Belajar Siswa Kelas XI Di SMA Negeri 3 Wonogiri”. Skripsi. Program
Studi Ilmu Komunikasi. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Universitas Sebelas
Maret Surakarta. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi guru dalam meningkatkan
motivasi belajar siswa kelas XI di SMA Negeri 3 Wonogiri. Latar belakang
penelitian ini didasarkan pada temuan awal bahwa
motivasi belajar siswa kelas XI menunjukkan kecenderungan
menurun, yang ditandai dengan rendahnya partisipasi siswa, kurangnya fokus
dalam pembelajaran, serta perbedaan respons siswa terhadap gaya komunikasi guru. Kondisi tersebut
menarik untuk dikaji
karena menunjukkan adanya dinamika komunikasi pembelajaran yang belum sepenuhnya
berjalan efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan
data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.
Informan dalam penelitian ini terdiri atas wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru
mata pelajaran, guru bimbingan dan konseling, serta siswa kelas XI. Analisis
data dilakukan dengan menggunakan model komunikasi Harold D. Lasswell yang
meliputi unsur komunikator (who),
pesan (says what), saluran (in which channel), komunikan (to whom), dan efek
(with
what effect). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar
siswa dipengaruhi oleh keterpaduan unsur-unsur komunikasi pembelajaran. Guru
yang mampu membangun kedekatan interpersonal, menyampaikan pesan secara
variatif, serta menggunakan saluran komunikasi yang relevan cenderung lebih
berhasil dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa. Sebaliknya, pola komunikasi
yang bersifat instruktif dan kurang persuasif berpotensi menurunkan
keterlibatan siswa. Efek komunikasi pembelajaran terlihat pada meningkatnya
kedekatan emosional antara guru dan
siswa serta munculnya motivasi belajar
yang lebih tinggi pada siswa
yang merasa nyaman dengan gaya komunikasi guru. Penelitian ini menegaskan
bahwa strategi komunikasi guru memegang peran penting dalam membangun motivasi
belajar siswa di lingkungan sekolah.