Abstrak
Diversifikasi Kredit dan Pengaruhnya Terhadap Kinerja dan Risiko Bank : Studi Empiris pada Perbankan di Indonesia
Oleh :
Eka Dyah Setyaningsih - T402008007 - Fak. Ekonomi dan Bisnis
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh diversifikasi kredit
terhadap kinerja bank dan kinerja bank yang disesuaikan dengan risiko pada
industri perbankan Indonesia, serta menguji pengaruh proporsi kredit berdasarkan jenis penggunaan, yaitu kredit konsumsi,
kredit modal kerja, dan kredit investasi. Penelitian menggunakan data panel 75 bank umum konvensional selama
periode 2013–2023 dengan 788 observasi. Diversifikasi kredit diukur menggunakan
Herfindahl–Hirschman Index (HHI), kinerja bank menggunakan Return on
Assets (ROA), dan kinerja bank yang disesuaikan dengan risiko menggunakan Risk-Adjusted
Return on Assets (RAROA). Estimasi utama menggunakan Fixed Effect Model
(FEM), dengan robustness test melalui proksi alternatif, pengujian
nonlinier, dan System Generalized Method of Moments (System GMM).Hasil penelitian menunjukkan bahwa diversifikasi kredit tidak
berpengaruh signifikan terhadap ROA, tetapi berpengaruh positif dan signifikan
terhadap RAROA. Kredit konsumsi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap
ROA, kredit modal kerja tidak berpengaruh signifikan, sedangkan kredit
investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA. Ketiga jenis kredit
tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap RAROA. Hasil robustness test
menunjukkan bahwa diversifikasi kredit juga berpengaruh positif terhadap
stabilitas bank (Z-Score Alt) dan kredit konsumsi berpengaruh
negative signifikan terhadap kinerja bank (ROE), tidak terdapat hubungan nonlinier antara diversifikasi kredit dengan
kinerja maupun kinerja yang disesuaikan dengan risiko, dan arah hubungan
diversifikasi kredit terhadap ROA tetap konsisten dalam estimasi System GMM.Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap financial
intermediation theory dengan menunjukkan bahwa manfaat diversifikasi kredit
pada perbankan Indonesia lebih tercermin pada peningkatan kinerja yang
disesuaikan dengan risiko dan stabilitas bank daripada peningkatan
profitabilitas secara langsung. Temuan ini mengimplikasikan bahwa strategi
diversifikasi kredit perlu diarahkan pada penguatan kualitas portofolio dan
manajemen risiko, selain peningkatan volume penyaluran kredit.Kata kunci: Diversifikasi kredit, Kinerja bank, Kinerja bank yang disesuaikan
dengan risiko, Perbankan Indonesia.