Abstrak


ANALISIS PERAN PUSTAKAWAN DALAM MENGEMBANGKAN LITERASI INFORMASI DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA


Oleh :
Alief Yahya Habibillah - V1023009 - Sekolah Vokasi

Information overload atau kelebihan informasi merupakan kondisi ketika seseorang menerima informasi dalam jumlah yang sangat banyak, sehingga kesulitan dalam memilah, mengolah, memahami, dan memanfaatkan informasi secara efektif. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan yang turut dihadapi mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan informasi. Perlu peran pustakawan dalam membimbing dan mengarahkan mahasiswa mengenai literasi informasi yang harus mereka kuasai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pustakawan dalam mengembangkan literasi informasi di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta berdasarkan standar ACRL (2000). Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pustakawan berperan aktif sebagai mentor dan fasilitator melalui penyelenggaraan kelas literasi informasi terstruktur serta layanan konsultasi referensi. Pustakawan membimbing mahasiswa mulai dari yang pertama merumuskan kebutuhan informasi dan kata kunci pencarian, kedua mengimplementasikan strategi penelusuran luring maupun daring menggunakan OPAC dan database jurnal langganan, serta alat bantu kecerdasan buatan (AI), ketiga mengevaluasi sumber secara kritis melalui teknik parafrase, keempat memetakan gap penelitian, dan kelima mengomunikasikan hasil riset secara beretika. Terdapat kekurangan tentang belum adanya pedoman penggunaan AI kepada mahasiswa agar tetap dalam kejujuran akademik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pustakawan Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta telah menerapkan pendekatan yang aktif, adaptif, dan responsif dalam mengintegrasikan teknologi modern.