Abstrak


Faktor Risiko Sikap Orang Tua terhadap Penggunaan Antibiotik pada Anak di Kelurahan Jebres Kota Surakarta


Oleh :
Izzati Nur Aisyah - V3723029 - Sekolah Vokasi

Tingginya kasus resistensi antibiotik di Indonesia menjadi landasan pentingdalam penelitian ini. Data menunjukkan bahwa pada tahun 2024 angka resistensipada beberapa patogen masih tinggi, seperti Acinetobacter baumannii, Escherichiacoli, Klebsiella pneumoniae, serta MRSA. Salah satu faktor penyebabmeningkatnya kasus resistensi adalah penggunaan antibiotik yang tidak rasional.Penggunaan antibiotik pada anak memiliki aturan yang berbeda dengan orangdewasa, sehingga orang tua perlu memahami cara penggunaan yang tepat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor risiko terhadap sikaporang tua dalam penggunaan antibiotik pada anak.Penelitian ini menggunakan pendekatan Cross-Sectional dan dilaksanakandalam kurun waktu 4 bulan di RW. 20 dan 22 Kelurahan Jebres melalui kuesionerberbasis skala Likert dengan 10 pernyataan. Sampel penelitian yang diperolehsebanyak 117 responden dengan faktor risiko yang diuji adalah usia, pendidikanterakhir, pekerjaan, dan pendapatan. Data yang diperoleh dianalisis denganinstrumen SPSS menggunakan uji chi-square pada tingkat signifikansi 5% untukmelihat hubungan antara faktor risiko dengan sikap orang tua dalam penggunaanantibiotik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 61 responden (52,14%)memiliki sikap yang baik terhadap penggunaan antibiotik, 52 responden memilikisikap cukup, dan 4 lainnya memiliki sikap kurang. Analisis bivariate menggunakanuji chi-square menunjukkan bahwa hanya pendidikan terakhir yang memilikipengaruh signifikan terhadap sikap penggunaan antibiotik dengan nilai (p=0,000).