Abstrak


Pengaruh Penggunaan Dosis Mikroorganisme Lokal (MOL) Nasi Basi yang Berbeda Terhadap Kualitas Fisik dan Kimia Pupuk Organik Cair Urine Domba


Oleh :
Muhammad Robby Haydar Amru - H0522120 - Fak. Peternakan

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai dosis Mikroorganisme Lokal (MOL) nasi basi terhadap kualitas fisik dan kimia Pupuk Organik Cair (POC) berbahan urine domba. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Jebres, Surakarta, dengan analisis laboratorium di Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta pada bulan September hingga November 2025. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dosis MOL nasi basi, yaitu P0 (0 ml), P1 (10 ml), P2 (20 ml), P3 (30 ml), dan P4 (40 ml), dengan empat ulangan pada setiap perlakuan. Pengamatan meliputi parameter aroma, warna, dan pH. Hasil penelitian menunjukkan penambahan MOL nasi basi memberikan pengaruh nyata terhadap kualitas fisik dan kimia POC urine domba. Perlakuan terbaik diperoleh pada dosis 10 ml (P1) dengan nilai aroma tertinggi sebesar 2,900±0,081 dan pH 4,025 yang telah memenuhi standar mutu pupuk organik cair sesuai Peraturan Menteri Pertanian No. 261/KPTS/SR.310/M/4/2019. Aktivitas mikroba fermentatif seperti Bacillus sp. dan Pseudomonas sp. menghasilkan asam organik yang menyebabkan penurunan pH dari 7,73 menjadi 3,5–4,0. Kandungan C-organik meningkat seiring penambahan dosis MOL, dengan nilai tertinggi pada P4 sebesar 2,36%, meskipun belum memenuhi standar minimum. Kandungan nitrogen total tertinggi terdapat pada P1 sebesar 3,236%, kemudian menurun pada P2 akibat aktivitas mikroba, dan kembali meningkat pada P3 dan P4. Rasio C/N berkisar antara 0,568–1,071, menunjukkan nitrogen tersedia cepat dan mendukung pertumbuhan vegetatif tanaman. Kesimpulan dari penelitian MOL nasi basi berpotensi dimanfaatkan sebagai bioaktivator lokal yang sederhana dan ramah lingkungan dalam pengolahan urine domba menjadi pupuk organik cair.