Abstrak
Hubungan antara School Well-Being dengan Motivasi Belajar Peserta Didik Berkebutuhan Khusus di SMK se-Surakarta
Oleh :
Soraya Sabrina Apriliyani - K5122078 - Fak. KIP
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara school well-being
dengan motivasi belajar peserta didik berkebutuhan khusus di SMK se-Surakarta.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode korelasional. Pengambilan
sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel sebanyak 38
peserta didik berkebutuhan khusus. Data dalam penelitian ini dikumpulkan
melalui skala psikologi berbentuk kuesioner melalui google form dan cetak
kertas. Hasil uji Validitas mendapatkan 21 aitem untuk skala school
well-being dan 17 aitem untuk skala motivasi belajar. Kedua instrumen
dinyatakan reliabel dengan nilai cronbach’s Alpha sebesar 0,891 pada skala school
well-being dan 0,819 pada skala motivasi belajar. Adapun, hasil uji
normalitas menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,200 (p>0,05), yang
berarti data penelitian berdistribusi normal. Selanjutnya, hasil uji linieritas
menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,841 (p>0,05), yang berarti terdapat
hubungan yang linier. Dengan terpenuhinya kedua uji asumsi tersebut, analisis
data dilanjutkan menggunakan uji korelasi pearson product moment yang
menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar r= 0,903 dengan taraf signifikansi
p=0,002 (p<0,05), sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis
nol (H0) ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan yang
positif antara school well-being dengan motivasi belajar, artinya
semakin tinggi tingkat school well-being, semakin tinggi tingkat
motivasi belajar. Sebaliknya, semakin rendah tingkat school well-being,
semakin rendah pula tingkat motivasi belajar.