Abstrak


ANALISIS REPRESENTASI DEHUMANISASI PADA KARAKTER PHROLOVA DALAM GAME WUTHERING WAVES DAN RELEVANSINYA DENGAN FENOMENA DEHUMANISASI DI INDONESIA


Oleh :
Angelina Marcendra Putri - C0722015 - Fak. Seni Rupa dan Desain

Perkembangan video game sebagai media komunikasi visual menghadirkan karakter dengan kompleksitas visual dan naratif yang mampu merepresentasikan berbagai persoalan kemanusiaan, termasuk dehumanisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi dehumanisasi pada visual karakter Phrolova dalam game Wuthering Waves menggunakan semiotika Roland Barthes serta menjelaskan relevansinya dengan fenomena dehumanisasi di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-interpretatif dengan metode studi kasus. Data dipilih melalui purposive sampling terhadap tujuh data visual dan dikumpulkan melalui observasi non partisipan serta studi dokumen. Analisis dilakukan melalui tataran denotasi, konotasi, dan mitos Roland Barthes, didukung teori desain karakter Tillman dan konsep dehumanisasi Haslam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dehumanisasi Phrolova dibangun melalui keterkaitan tanda visual, konteks naratif, dan perubahan relasi kuasa. Dehumanisasi mekanistik menjadi bentuk dominan melalui instrumentalisasi, objektifikasi tubuh, reduksi fungsional, pengendalian satu arah, dan pengabaian pengalaman individu, sedangkan dehumanisasi animalistik muncul melalui stigmatisasi, penyangkalan rasionalitas dan keberadaban, serta pengucilan sosial. Phrolova mengalami perubahan posisi dari korban dehumanisasi pada fase musisi menjadi pelaku pada fase antagonis. Temuan tersebut memiliki relevansi dengan praktik pasung di Indonesia pada tingkat kesamaan pola, terutama pengendalian tubuh, reduksi identitas, stigmatisasi, dan pengabaian agensi individu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa desain karakter tidak hanya berfungsi secara estetis, tetapi juga sebagai sistem komunikasi visual yang dapat membangun dan menormalisasi makna dehumanisasi.