Abstrak
Pendekatan Komunikasi Interpersonal dalam Membangun Stakeholder Engagement pada Program Corporate Social Responsibility
Oleh :
Dian Puteri Lestari - D0221026 - Fak. ISIP
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan
komunikasi interpersonal dalam membangun stakeholder engagement pada
Program Corporate Social Responsibility (CSR) Pesona Jayate PT Pertamina
Patra Niaga Fuel Terminal Boyolali. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum
optimalnya keterlibatan stakeholder pada awal pelaksanaan program
sehingga diperlukan pendekatan komunikasi yang mampu membangun partisipasi dan
keberlanjutan keterlibatan stakeholder. Penelitian ini menggunakan Teori
Efektivitas Komunikasi Interpersonal DeVito yang meliputi lima aspek, yaitu
keterbukaan (openness), empati (empathy), dukungan (supportiveness),
rasa positif (positiveness), dan kesamaan (equality). Selain itu,
penelitian ini menggunakan pendekatan stakeholder berdasarkan Peraturan Menteri
KLHK No 1 Tahun 2021 Tentang PROPER (Program Penilaian Peringkat Kinerja
Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup) yang mencakup komunikasi,
konsultasi, dialog, dan kemitraan untuk melihat proses keterlibatan stakeholder
dalam pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR).
Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi
kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi
dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa Community Development Officer (CDO) menerapkan kelima
aspek komunikasi interpersonal dalam membangun hubungan dengan stakeholder
pada setiap tahapan CSR, yaitu perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan
evaluasi, serta pelaporan. Pendekatan tersebut diwujudkan melalui komunikasi,
konsultasi, dialog, dan kemitraan yang memungkinkan adanya pertukaran
informasi, penyampaian kebutuhan dan aspirasi, pembahasan bersama, serta
keterlibatan stakeholder dalam pelaksanaan program. Penerapan pendekatan
komunikasi interpersonal dan pendekatan stakeholder tersebut membentuk
komunikasi dua arah, membangun kepercayaan dan hubungan yang lebih dekat, serta
mendorong partisipasi dan keterlibatan stakeholder dalam keberlanjutan
Program Pesona Jayate.