Abstrak
Panitisastra: Penerjemahan Jawa dalam Skriptorium Merapi-Merbabu (Suatu Tinjauan Filologis)
Oleh :
Muhammad Thoriq Akbar Farizky - B0122057 - Fak. Ilmu Budaya
Muhammad Thoriq Akbar Farizky. B0122057. 2026. Panītiśāstra: Penerjemahan Jawa dalam Skriptorium Merapi-Merbabu (Suatu Tinjauan Filologis). Skripsi: Program Studi Sastra Daerah untuk Sastra Jawa, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah pertama: penyuntingan teks Panītiśāstra dengan bacaan yang baik dan lengkap sesuai langkah kerja filologi tanpa mengurangi kekhasan skriptorium Merapi-Merbabu dan pernaskahan masa transisi, dan kedua: pengalihbahasaan teks Panītiśāstra ke dalam bahasa Indonesia yang tepat secara kaidah maupun makna. Penelitian ini memiliki tujuan, yaitu pertama: menyajikan suntingan teks Panītiśāstra dengan perbaikan bacaan tanpa mengurangi kekhasan skriptorium Merapi-Merbabu dan pernaskahan masa transisi, dan kedua: menyajikan terjemahan teks Panītiśāstra dalam bahasa Indonesia dalam rangka keberlanjutan pewarisan pengetahuan lokal seperti para pujangga teks jarwan.Analisis penelitian ini merujuk pada teori filologi sebagai landasan konseptual dalam penelitian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif-kualitatif dengan jenis penelitian kajian pustaka. Sumber data dalam penelitian ini adalah naskah Panītiśāstra koleksi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dengan kode katalog 13 L 247 dan 33 L 43. Data dalam penelitian ini adalah teks Panītiśāstra dan suntingan teks koleksi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dengan kode katalog 13 L 247 dan 33 L 43.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan empat tahap, yaitu inventarisasi, pengamatan, pendokumentasian data, dan transliterasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data secara filologis, meliputi: deskripsi naskah, kritik teks, edisi teks (dengan edisi faksimile, diplomatik, dan kritis disertai aparat kritik), dan terjemahan.Simpulan dari penelitian ini adalah pertama, naskah Panītiśāstra koleksi Perpusnas dengan kode katalog 13 L 247 dan 33 L 43 memiliki berbagai varian penulisan, seperti: lakuna (366), substitusi (341), adisi (176), korup (36), transposisi (33), hiperkorek (27), haplografi (14), saut du même au même (7), dan ditografi (5). Kemudian, hasil suntingan teks Panītiśāstra dalam penelitian ini telah bersih dari kesalahan dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Kedua, terjemahan teks Panītiśāstra ke dalam bahasa Indonesia didapatkan dengan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.