Abstrak
Budidaya dan Analisis Usahatani Sawi Dakota (Brassica chinensis L.) dengan Perlakuan Perendaman Menggunakan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Alami dan Pupuk Organik Cair (POC)
Oleh :
Nabila Isnaeni - V4122056 - Sekolah Vokasi
Sawi (Brassica chinensis L.) memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap seperti protein, lemak, karbohidrat, Ca, P, Fe, vitamin A, B1, B2, dan C. Tahun 2024 permintaan sawi di Provinsi Jawa Tengah mencapaai 882.274 ton sehingga menjadi salah satu jenis tanaman sayur yang banyak dibudidayakan salah satunya dengan sistem hidroponik. Jenis sawi yang digunakan yaitu sawi dakota. Salah satu upaya untuk meningkatkan hasil produksi adalah dengan melakukan perendaman benih menggunakan ekstrak bawang merah dan tauge sebagai sumber hormon auksin dan giberalin. Kegiatan Tugas Akhir budidaya sawi dakota dilakukan di AA818 Hydroponic yang beralamat di Jalan Sawah Karang 2, Jebres, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Tugas akhir ini berujuan untuk mempraktikkan proses budidaya, menganalisis tanaman sawi yang diberi perlakuan perendaman ekstrak bawang merah dan tauge serta penyemprotan air cucian beras, dan menganalisis kelayakan usahatani. Metode yang digunakan yaitu pengumpulan data sekunder dan primer yang meliputi observasi, praktik, doumentasi, dan wawancara.Tahapan budidaya sawi dakota secara hidroponik mencakup persiapan media tanam, penyemaian benih, pindah tanam, pemeliharan, panen, dan pascapanen. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), dan bobot segar tanaman (kg), yang nantinya digunakan sebagai indikator utama dalam menilai keberhasilan perlakuan budidaya yang dilakukan. Tanaman sawi dakota dengan perlakuan lebih unggul pada variabel tingi tanaman dengan tinggi rata-rata 23 cm, sedangkan tanaman kontrol unggul pada variabel jumlah daun dan bobot segar tanaman, dengan rata-rata jumlah daun sebanyak 10 helai dan bobot segar tanaman kontrol yaitu 4,6 kg. Analisis usahatani menunjukkan usaha layak dijalankan dengan BEP produksi 43 pcs, BEP harga Rp 7.432, R/C ratio 1,34>1dan B/C ratio 0,34>0 yang berarti usaha layak untuk dikembangkan