;

Abstrak


Hubungan Interleukin-8 dengan Gangguan Pendengaran dan Skor COMQ-12 Pada Otitis Media Supuratif Kronik Fase Aktif


Oleh :
Arvionita Utami - S922208001 - Fak. Kedokteran

Pendahuluan: Otitis media supuratif kronik (OMSK) fase aktif tanpa kolesteatoma merupakan inflamasi kronik telinga tengah yang ditandai perforasi membran timpani dan otore aktif. Proses inflamasi lokal melibatkan interleukin-8 (IL-8), suatu kemokin yang berperan dalam kemotaksis dan aktivasi neutrofil. Inflamasi yang menetap dapat mengganggu mekanisme penghantaran suara serta meningkatkan beban gejala dan dampak penyakit yang dirasakan pasien. Hubungan kadar IL-8 lokal dengan derajat gangguan pendengaran dan skor Chronic Otitis Media Questionnaire-12 (COMQ-12) yang merupakan alat untuk menilai kualitas hidup pada pasien OMSK belum banyak diteliti pada populasi OMSK tanpa kolesteatoma fase aktif. Tujuan: Menganalisis hubungan kadar IL-8 sekret telinga tengah dengan derajat gangguan pendengaran dan skor COMQ-12 pada pasien OMSK tanpa kolesteatoma fase aktif. Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain potong lintang dilakukan di Poliklinik THT-KL RSUD Dr. Moewardi Surakarta pada Mei–Juli 2026. Sebanyak 33 pasien dewasa dipilih secara consecutive sampling. Kadar IL-8 sekret telinga tengah diperiksa menggunakan enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA). Derajat gangguan pendengaran dinilai melalui audiometri nada murni berdasarkan klasifikasi WHO, sedangkan dampaknya terhadap kualitas hidup berdasar COMQ-12 versi bahasa Indonesia. Hubungan antarvariabel dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Kelompok usia terbanyak adalah 18–25 tahun (27,3%) dan sebagian besar subjek berjenis kelamin perempuan (72,7%). Kadar IL-8 sekret telinga tengah berada pada rentang 151,50–246,61 pg/mL. Derajat gangguan pendengaran terbanyak adalah sedang (36,4%), sedangkan rerata skor COMQ-12 sebesar 38,91 ± 6,10. Terdapat hubungan positif kuat dan signifikan antara kadar IL-8 dengan skor COMQ-12 (rₛ = 0,731; p < 0,001) serta antara kadar IL-8 dengan derajat gangguan pendengaran (rₛ = 0,740; p < 0,001). Kesimpulan: Kadar IL-8 sekret telinga tengah yang lebih tinggi berhubungan secara positif dan signifikan dengan derajat gangguan pendengaran yang lebih berat dan skor COMQ-12 yang lebih tinggi pada pasien OMSK fase aktif tanpa kolesteatoma.