;

Abstrak


ANALISIS PENERAPAN MODEL SUPERVISI AKADEMIK DALAM PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU SEKOLAH DASAR (STUDI KASUS PADASEKOLAH DASAR NEGERI 01 DELINGAN)


Oleh :
Barid Sholihah - S032508058 - Fak. KIP

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model supervisi akademik dalam meningkatkan profesionalisme guru, mendeskripsikan kendala yang dihadapi dalam penerapan supervisi akademik, serta mengidentifikasi strategi yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut di SD Negeri 01 Delingan Kabupaten Karanganyar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah sebagai pelaksana supervisi akademik dan guru sebagai pihak yang disupervisi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model supervisi akademik telah dilaksanakan secara sistematis melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Pelaksanaan supervisi dilaksanakan dengan pendekatan kolaboratif melalui penyusunan program supervisi, observasi pembelajaran, diskusi reflektif, pemberian umpan balik konstruktif, serta pembinaan berkelanjutan sehingga supervisi tidak hanya berorientasi pada penilaian administrasi, tetapi juga pada pengembangan kompetensi profesional guru. Penerapan model supervisi akademik mampu meningkatkan profesionalisme guru yang ditunjukkan melalui meningkatnya kemampuan dalam menyusun perangkat pembelajaran, menerapkan strategi pembelajaran yang inovatif, memanfaatkan media pembelajaran, melaksanakan asesmen sesuai Kurikulum Merdeka, mengelola kelas secara efektif, serta mengembangkan sikap reflektif terhadap praktik pembelajaran. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu pelaksanaan supervisi, perbedaan kompetensi profesional guru, belum optimalnya budaya refleksi profesional, serta variasi kemampuan guru dalam mengimplementasikan hasil supervisi. Strategi yang diterapkan kepala sekolah meliputi penguatan komunikasi profesional, pendampingan sesuai kebutuhan guru, optimalisasi kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG), pelaksanaan supervisi secara berkelanjutan, serta pengembangan budaya kolaboratif di lingkungan sekolah. Dengan demikian, model supervisi akademik yang diterapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan profesionalisme guru melalui pembinaan yang partisipatif, reflektif, dan berkelanjutan sehingga mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.