Abstrak
PERAN PENULIS NASKAH DALAM PROSES PRODUKSI FILM DOKUMENTER “WIRAGA KAMARDIKAN”
Oleh :
Zidane Fauzi Alvanthony - V1123154 - Sekolah Vokasi
Pada tugas akhir ini, penulis bertanggung jawab dalam memproduksi dan membuat naskah film dokumenter yang berjudul “Wiraga Kamardikan”. Film dokumenter ini mengangkat isu stigma gender terhadap perempuan dalam seni tari, bagaimana konstruksi sosial yang melekat pada perempuan, seperti harus tampil anggun, sopan, lembut, dan tidak dominan, mulai dipertanyakan melalui hadirnya perempuan yang membawakan karakter tari maskulin.Film dokumenter “Wiraga Kamardikan” menyajikan perspektif baru mengenai hubungan antara tradisi dan kebebasan perempuan dalam mengekspresikan dirinya dalam seni tari. Pemilihan topik ini mencerminkan bahwa perempuan tidak dibatasi oleh istilah “Kanca Wingking” dan perempuan tidak dibatasi oleh “macak, masak, manak” belaka. Film dokumenter ini juga menyoroti bagaimana upaya sanggar kesenian dalam memberikan ruang bagi perempuan untuk mengekspresikan dirinya dalam seni tari.Proses produksi film dokumenter dibagi menjadi tiga tahap utama: praproduksi, produksi, dan pascaproduksi. Sebagai penulis naskah, penulis meyakini bahwa salah satu keberhasilan dalam tercapainya karya ini meliputi pemilihan ide, melakukan observasi, pembuatan treatment, pembuatan sinopsis, wawancara dengan narasumber, dan hingga penyusunan naskah. Secara lebih spesifik, peran penulis naskah tidak hanya terbatas pada penyusunan struktur cerita, tetapi juga mencakup penerjemahan hasil riset dan wawancara ke dalam alur naratif yang runtut, penentuan sudut pandang penceritaan, serta penjagaan konsistensi pesan dan nilai yang disampaikan. Pada masa produksi, penulis ikut terjun ke lapangan langsung untuk mengawasi jalannya syuting dan melakukan wawancara kepada narasumber sesuai dengan naskah penulis.