Abstrak


STUDI FENOMENOLOGI: MANAJEMEN WAKU PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR YANG MENGALAMI STRES AKADEMIK DI FKIP UNS


Oleh :
Indriani Salsa Nabila - K3122041 - Fak. KIP

Mahasiswa tingkat akhir menghadapi tuntutan akademik dalam penyelesaian tugas akhir sehingga mengalami stres akademik yang sering dikaitkan dengan manajemen waktu yang buruk. Kenyataannya, tidak semua mahasiswa yang mengalami stres akademik kesulitan dalam memanajemen waktu. Penelitian ini bertujuan menggali bagaimana mahasiswa tingkat akhir FKIP UNS memaknai manajemen waktu walaupun dalam kondisi stres akademik. Penelitian ini bertujuan menggali subjektif mahasiswa tingkat akhir FKIP UNS dalam memaknai manajemen waktu walaupun dalam kondisi stres akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan Descriptive Phenomenological Analysis (DPA). Sumber data penelitian adalah enam mahasiswa tingkat akhir FKIP UNS yang dipilih secara purposive, masing-masing dua mahasiswa dari setiap rumpun, yaitu Saintek, Bahasa, dan Soshum. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam. Keabsahan data dilakukan melalui member checking dengan mengonfirmasi kembali transkrip dan ringkasan temuan kepada sumber data. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan epoche, transcendental phenomenological reduction, imaginative variation, serta synthesis of meanings and essences. Hasil analisis menunjukkan bahwa mahasiswa tingkat akhir walaupun dalam kondisi stres akademik memiliki karakteristik yang beragam. Mahasiswa tingkat akhir dengan manajemen waktu yang baik, ditandai dengan menetapkan tujuan, menyusun prioritas, membuat jadwal, melakukan evaluasi, dapat meningkatkan produktivitas dan mengarahkan tekanan akademik menjadi motivasi produktif. Sebaliknya, mahasiswa tingkat akhir dengan manajemen waktu yang buruk, ditandai dengan kecenderungan menunda tugas, mengabaikan prioritas, kehilangan motivasi, mengalami kelelahan, sehingga menurunkan produktivitas dan memperberat tekanan akademik. Penelitian ini berimplikasi pada pengembangan kajian bimbingan dan konseling mengenai manajemen waktu mahasiswa tingkat akhir dalam menghadapi stres akademik. Mahasiswa tingkat akhir disarankan untuk menerapkan strategi manajemen waktu secara efektif, sedangkan unit layanan konseling disarankan untuk mengembangkan program pendampingan terkait pengelolaan waktu dan stres akademik.