Abstrak
HUBUNGAN SELF COMPASSION DENGAN KECERDASAN EMOSIONAL GURU ANAK AUTIS DI SEKOLAH DASAR AL FIRDAUS SURAKARTA
Oleh :
Ken Rafida Aziz - K5122043 - Fak. KIP
Guru anak autis di sekolah inklusif menghadapi tantangan emosional yang signifikan meliputi stres, kecemasan, dan frustasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara self-compassion dengan kecerdasan emosional pada guru anak autis di SD Al Firdaus Surakarta. Penelitian menggunakan desain kuantitatif korelasional. Populasi berjumlah 37 guru (guru kelas dan guru mata pelajaran) yang secara langsung mengajar siswa autis dan kemudian sampel diambil dengan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui dua skala psikologis: yakni skala self-compassion dan skala kecerdasan emosional yang di uji reliabilitasnya dengan konsistensi internal dan dianalisis melalui Cronbach's Alpha yang mana menunjukkan hasil sebesar 0,945 untuk skala self-compassion dan 0,968 pada skala kcerdasan emosional (masing masing skala terdiri dari 30 item). Berdasarkan data hasil penelitian, kedua variabel berada pada kategori tinggi (mean self-compassion = 95,540; mean kecerdasan emosional = 93,297). Uji hipotesis menggunakan korelasi Spearman Rank menghasilkan koefisien korelasi 0,566 dengan nilai signifikansi 0,001 (p < 0,05), yang menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara self-compassion dengan kecerdasan emosional. Semakin tinggi self-compassion yang dimiliki guru anak autis, maka cenderung semakin tinggi pula kecerdasan emosionalnya. Temuan ini menunjukkan bahwa self-compassion berhubungan dengan kecerdasan emosional guru anak autis dalam konteks pendidikan inklusif.