Abstrak


PENGARUH BIOFERTILIZER MIKORIZA DAN PUPUK KANDANG AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI (Glycine max L.) VARIETAS DEMAS 1


Oleh :
Dimas Mahendra Putra - H0722043 - Fak. Pertanian

Kedelai (Glycine max L.) merupakan salah satu komoditas pangan strategis di Indonesia yang memiliki kandungan protein tinggi dan berperan penting dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Produksi kedelai nasional yang masih rendah salah satunya disebabkan oleh penurunan kesuburan tanah akibat penggunaan pupuk anorganik secara terus-menerus. Pemanfaatan biofertilizer mikoriza dan pupuk kandang ayam menjadi salah satu alternatif pemupukan ramah lingkungan yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi penyerapan unsur hara, memperbaiki sifat tanah, serta meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biofertilizer mikoriza, pupuk kandang ayam, serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai varietas Demas 1.Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret, Jumantono, Karanganyar pada bulan September hingga Desember 2025 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah dosis biofertilizer mikoriza yang terdiri atas 0, 10, 15, dan 20 g/tanaman, sedangkan faktor kedua adalah dosis pupuk kandang ayam yang terdiri atas 0, 15, dan 30 ton/ha. Terdapat 12 kombinasi perlakuan yang masing-masing diulang sebanyak tiga kali sehingga diperoleh 36 satuan percobaan. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) pada taraf kepercayaan 95%, dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) apabila terdapat pengaruh nyata, serta analisis korelasi antarvariabel pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian biofertilizer mikoriza berpengaruh nyata terhadap beberapa parameter pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai, terutama tinggi tanaman umur 2–5 MST, bobot kering tanaman, kandungan klorofil total, jumlah polong per tanaman, jumlah polong bernas, bobot biji total per tanaman, dan bobot 100 biji. Pemberian pupuk kandang ayam berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, bobot segar tanaman, jumlah polong per tanaman, jumlah polong bernas, bobot biji total per tanaman, dan bobot 100 biji. Interaksi keduanya hanya berpengaruh nyata terhadap bobot 100 biji. Dosis mikoriza 20 g/tanaman secara umum menghasilkan pertumbuhan dan hasil terbaik, sedangkan pupuk kandang ayam 30 ton/ha memberikan performa tertinggi. Persentase infeksi mikoriza meningkat seiring bertambahnya dosis yang diberikan.