Abstrak
Analisis Pengaruh Pendidikan, Kemiskinan, dan Demografi terhadap Indeks Pembangunan Manusia sebagai Dasar Evaluasi Kebijakan Daerah di Kabupaten Pemalang
Oleh :
Sandha Tya Zeverina - V8022119 - Sekolah Vokasi
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan indikator yang digunakan untuk melihat tingkat keberhasilan pembangunan manusia di suatu daerah. Kabupaten Pemalang sebagai salah satu wilayah di Jawa Tengah masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan capaian IPM, khususnya terkait aspek pendidikan, kemiskinan, dan demografi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif bertujuan untuk menganalisis pengaruh Angka Partisipasi Murni (APM), Kemiskinan, dan Rasio Ketergantungan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Pemalang, serta menganalisis evaluasi kebijakan pemerintah Kabupaten Pemalang dalam mendukung peningkatan IPM periode 2014–2025. Data yang digunakan merupakan data sekunder selama periode 12 tahun, yang dianalisis menggunakan uji asumsi klasik dan regresi linear berganda. Evaluasi kebijakan dilakukan dengan menggunakan teori William N. Dunn yang mencakup penilaian kebijakan berdasarkan efektivitas, kecukupan, dan ketepatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan APM, Kemiskinan, dan Rasio Ketergantungan berpengaruh signifikan terhadap IPM. Secara parsial, Kemiskinan berpengaruh negatif signifikan terhadap IPM, sedangkan APM dan Rasio Ketergantungan tidak berpengaruh signifikan. Hasil evaluasi kebijakan menunjukkan bahwa Bantuan Langsung Tunai (BLT) efektif dalam menurunkan angka kemiskinan, tetapi belum efektif dari sisi kecukupan nominal bantuan dan ketepatan sasaran penerima, sehingga kontribusinya terhadap peningkatan IPM Kabupaten Pemalang, belum optimal.