Abstrak
Pengaruh Efektivitas Komunikasi Internal Atasan-Bawahan dan Gaya Kepemimpinan terhadap Kinerja Karyawan (Studi pada PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk Jakarta Selatan)
Oleh :
Azka T'sar Fatekhan Bestmono - D0221110 - Fak. ISIP
Kinerja karyawan merupakan salah
satu faktor penting dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi, sehingga
diperlukan komunikasi internal yang efektif serta gaya kepemimpinan yang mampu
menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh efektivitas komunikasi internal atasan–bawahan dan gaya
kepemimpinan terhadap kinerja karyawan pada PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk.
Penelitian ini berlandaskan teori komunikasi organisasi Pace dan Faules (2013)
untuk menjelaskan efektivitas komunikasi internal, teori kepemimpinan Gary Yukl
(2010) untuk menjelaskan gaya kepemimpinan, serta konsep kinerja karyawan
Bernardin dan Russell (1993) sebagai dasar pengukuran kinerja karyawan.
Penelitian menggunakan metode kuantitatif eksplanatori dengan pendekatan survei
melalui penyebaran kuesioner kepada 84 karyawan sebagai responden. Variabel
independen dalam penelitian ini adalah efektivitas komunikasi internal (X1) dan
gaya kepemimpinan (X2), sedangkan variabel dependen adalah kinerja karyawan
(Y). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan
SPSS melalui uji asumsi klasik, uji koefisien determinasi, uji t, dan uji F
pada tingkat signifikansi 10%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas
komunikasi internal berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan
nilai t hitung sebesar 3,351 dan signifikansi 0,001 (<0,10), sedangkan gaya
kepemimpinan juga berpengaruh signifikan dengan nilai t hitung sebesar 5,191
dan signifikansi 0,000 (<0,10). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh
signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai F hitung sebesar 21,196 dan
signifikansi 0,000 (<0,10). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,327
menunjukkan bahwa efektivitas komunikasi internal dan gaya kepemimpinan mampu
menjelaskan 32,7% variasi kinerja karyawan, sementara sisanya dipengaruhi
faktor lain di luar penelitian. Selain itu, gaya kepemimpinan merupakan
variabel yang memiliki pengaruh lebih dominan dibandingkan efektivitas
komunikasi internal. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa
peningkatan kinerja karyawan dapat didukung melalui komunikasi internal yang
efektif dan penerapan gaya kepemimpinan yang mampu memberikan arahan, dukungan,
serta membangun hubungan kerja yang positif di lingkungan organisasi.