Abstrak


Kegiatan komunikasi pemasaran roti Ganep tradisi Solo (Studi penelitian deskriptif kualitatif tentang kegiatan komunikasi pemasaran toko roti Ganep tradisi Solo untuk program events periode Oktober 2008)


Oleh :
Cahyaningtyas Nugraheni - D.1204020 - Fak. ISIP

ABSTRAK Keberadaan toko roti dan makanan tradisional saat sekarang ini telah menjamur di kota Solo.Untuk menghadapi persaingan tersebut diperlukan strategi-strategi komunikasi pemasaran untuk menjaring konsumennya. Strategi komunikasi pemasaran perlu diawali dengan sebuah perencanaan yang matang dengan alasan bahwa anggaran dimanfaatkan sebaik-baiknya agar dapat mencapai sasaran yang tepat.Demikian halnya dengan roti Ganep tradisi Solo yang berdiri sejak tahun 1881 yang tetap bertahan di tengah ramainya pesaing dengan usaha yang sejenis, khususnya pangsa pasar Solo dan sekitarnya. Memasuki bulan Oktober 2008, Ganep mulai mengembangkan usahanya dengan membuka cabang baru di Banyuanyar. Untuk dapat meningkatkan daya tarik terhadap konsumen khususnya yang tinggal di daerah Banyuanyar, Ganep menyusun sebuah special event dengan tema Ganep Srawung Warga. Di tengah persaingan ini, Ganep menyadari pentingnya strategi pemilihan materi produk (event) yang tepat untuk meningkatkan kualitas perusahaan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kegiatan komunikasi pemasaran Ganep untuk program events bulan Oktober 2008. Adapun metode yang penulis gunakan untuk mengungkapnya adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Dalam memperoleh data digunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan didukung teknik purposive sampling. Selanjutnya pada tahap analisa data dipakai interactive model of analysis mulai dari pengumpulan data, pereduksian, penyajian, sampai pada penarik kesimpulan. Demikian juga dengan pendekatan triangulasi sumber, digunakan dalam uji validitas data. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa Ganep tradisi Solo menerapkan strategi komunikasi pemasaran yang disesuaikan dengan bauran promosi yang digunakan yaitu personal selling, advertising, sales promotion, direct marketing, dan publisitas. Personal selling banyak melibatkan aktivitas komunikasi langsung (face to face) dengan konsumen. Advertising dilaksanakan melalui media cetakan, outdoor, radio dan media cetak. Selanjutnya untuk sales promotion dilaksanakan melalui pemberian diskon, undian berhadiah, penawaran membership, dan penawaran merchandise. Sedangkan publisitas dilakukan dengan press release dan sponsorship oleh bagian PR.