Abstrak


Analisis network kain grey pada departemen weaving PT. Iskandar indah printing textile Surakarta


Oleh :
Yoga Sinung Kristianto - F.3506111 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

ABSTRAK Penelitian ini menggunakan desain survei dengan melakukan studi kasus, yang menggunakan analisis network pada proses produksi kain grey. Dimana tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses produksi pada departemen weaving PT Iskandar Indah Printing Textile, mengetahui waktu penyelesaian proses produksi kain grey dan mengetahui jalur kritis dalam menyusun perencanaan waktu yang efisien. Adapun jenis data yang diperlukan dalam penelitian ini yaitu : jenis dan urutan pekerjaan, waktu yang diperlukan untuk masing – masing pekerjaan dan hubungan antara masing-masing pekerjaan dalam proses produksi kain grey pada PT Iskandar Indah Printing Textile Surakarta. Data tersebut diperoleh dengan cara mendokumentasikan beberapa data yang diberikan oleh perusahaan dan melakukan wawancara kepada beberapa karyawan pada departemen weaving. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode PERT (Program Evaluation and Receive Tehnique) dan Algoritma. Metode tersebut nantinya akan menjadi masukan bagi perusahaan dalam melaksanakan proses produksi kain grey tersebut. Penelitian dengan menggunakan analisis network tersebut diperoleh urut-urutan pekerjaan dalam proses produksi kain grey, yaitu : kegiatan lusi (A), penghanian (B), pengkanjian (C), pencucukan (D), pakan (E), palet (F), dan kegiatan yang terakhir adalah pentenunan (G). Waktu yang dijadwalkan perusahaan adalah selama 237, 75 jam. Penelitian dengan mengunakan analisis PERT dan Algoritma menghasilkan expected time (waktu yang diharapkan) selama 228 jam dengan jalur kritis dari proses produksi kain grey yaitu : jalur A – B – C – D – G. Waktu tersebut menunjukkan bahwa terjadi adanya selisih waktu selama 9, 75 jam. Sehingga perusahaan masih memiliki waktu sisa untuk dapat mengoptimalkan kembali produksinya. Hasil analisis network tersebut dapat diketahui, bahwa kemampuan perusahaan dalam menyelesaikan produksi kain greynya adalah sesuai dengan waktu yang dijadwalkan oleh perusahaan. Tetapi agar efisiensi waktu penyelesaian proses produksi dapat tercapai, maka sebaiknya perusahaan menggunakan metode jaringan kerja (analisis network) untuk menentukan waktu penyelesaian suatu proses produksi. Sebab dengan menggunakan analisis network tersebut, perencanaan dan pengawasan proses produksi akan lebih pasti dan optimal. “Kata kunci : Analisis network, departemen weaving, kain grey.”