Abstrak


Sintesis, Karakterisasi, dan Uji Antibakteri Kompleks Cu(II) dengan 4'-Methylacetanilide


Oleh :
Diah Fitri Carolina - M0319018 - Fak. MIPA

Senyawa kompleks adaalah senyawa dari ikatan kovalen koordinasi dari ligan sebagai donor elektron ke logam yang menyediakan orbital kosong. Logam Cu(II) memiliki orbital kosong dan ligan 4’-methylacetanilide memiliki donor pasangan elektron bebas sehingga keduanya dapat membentuk kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan sintesis, karakterisasi, dan uji antibakteri kompleks Cu(II)-4’-methylacetanilide terhadap bakteri gram negatif (Escherichia coli ATCC 25922) dan bakteri gram positif (Staphylococcus aureus ATCC 25923). Kompleks Cu(II)-4’-Methylacetanilide disintesis dengan cara mereaksikan CuSO4×5H2O dengan 4’-Methylacetanilide dalam pelarut metanol pada perbandingan 1:4 selama 1 jam pada suhu 63 °C.

Indikasi terbentuknya kompleks ditandai dengan perubahan warna, terbentuk endapan, dan pergeseran panjang gelombang kompleks ke arah yang lebih kecil dibandingkan logam Cu(II). Formula kompleks yang diperoleh berdasarkan hasil pengukuran kadar Cu dengan spektroskopi serapan atom (SSA), analisis termogravimetri (TGA), dan daya hantar listrik diperkirakan [Cu(II)-(4¢-Methylacetanilide)4]SO4×1,5H2O. Data IR menunjukkan adanya spektra baru pada bilangan gelombang 447 cm-1 yang merupakan ikatan Cu-N antara Cu(II) dan gugus -NH dari ligan 4¢-Methylacetanilide. Spektra elektronik yang menunjukkan panjang gelombang maksimum (lmaks) pada 814 nm dengan transisi Eg ® T2g. Kompleks [Cu(II)-(4¢-Methylacetanilide)4]SO4×1,5H2O memiliki momen magnet efektif (meff) sebesar 1,94 BM dan bersifat paramagnetik. Hasil pengujian XRD kompleks [Cu(II)-(4¢-Methylacetanilide)4]SO4×1,5H2O berfasa kristalin dan bersistem ortorombik. Kompleks diperkirakan memiliki geometri square planar. Uji aktivitas antibakteri kompleks tidak menunjukkan daya hambat terhadap Escherichia coli ATCC 25922 dan Staphylococcus aureus ATCC 25923.