Abstrak


Perbedaan Tingkat Kelelahan Kerja Dengan Pemberian Air Kelapa Muda Pada Pekerja Welding PT X Surakarta


Oleh :
Putri Zelika Cahyaningtyas - R0219075 - Sekolah Vokasi

Latar Belakang : Pada pekerjaan welding, pekerja dapat terpapar panas dari peralatan las yang disebabkan oleh gesekan antara peralatan dan material maupun dari lingkungan kerja panas. Proses kerja tersebut menimbulkan risiko bahaya yaitu pekerja terpapar panas yang mengakibatkan tubuh kekurangan ion dan elektrolit sehingga terjadi kelelahan kerja. Salah satu upaya preventif yang dapat dilakukan yaitu dengan pemberian air kelapa muda untuk meminimalisir terjadinya kelelahan kerja.

Metode : Penelitian ini merupakan penelitian quacy experiment jenis pre-test and post-test with control design. Responden diambil dari pekerja bagian welding PT X Surakarta sejumlah 30 responden yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, masing-masing 15 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan total sampling. Pengukuran tingkat kelelahan kerja menggunakan alat reaction timer. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji Wilcoxon untuk pre-test dan post-test pada masing-masing kelompok dan uji Mann Whitney untuk post-test antar kedua kelompok.

Hasil : Hasil penelitian menunjukkan tingkat kelelahan kerja pada kelompok eksperimen terdapat perbedaan signifikan p=0,001 (p<0 p=0,248>0,05). Tingkat kelelahan kerja antara kelompok eksperimen dan kontrol menyatakan adanya perbedaan signifikan p=0,001 ( p<0>

Simpulan : Terdapat perbedaan tingkat kelelahan kerja dengan pemberian air kelapa muda pada pekerja weding PT X Surakarta.