Defisit kemampuan perawatan diri seperti gemar mengonsumsi gorengan, makanan tinggi lemak atau garam, kurang beristirahat, dan malas berolahraga menjadi faktor penyebab terjadinya hipertensi dalam kehamilan. Salah satu upaya mengatasinya adalah memberikan bantuan perawatan diri berupa sistem bantuan pendidikan kepada kelompok risiko tinggi tentang langkah pencegahan hipertensi dalam kehamilan, seperti diet rendah natrium dan lemak, jalan kaki, konsumsi suplemen kalsium dan memonitor kenaikan berat badan, dan hidroterapi yang tergabung dalam “Bumil Waspada”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh “Bumil Waspada” terhadap kemampuan perawatan diri pada ibu hamil dengan faktor risiko hipertensi. Desain penelitian ini menggunakan one group pretest-postest dengan purposive sampling yaitu ibu hamil dengan faktor risiko hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Selogiri Kabupaten Wonogiri sejumlah 47 orang. Media yang digunakan adalah berupa teks edukatif bergambar dan instrumen yang digunakan yaitu kuesioner. Analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan perawatan diri pada kategori “baik” dari 1 orang menjadi 23 orang dan tidak ada responden yang termasuk dalam kategori “kurang” setelah mendapat intervensi. Hasil uji wilcoxon menunjukkan nilai Z < z xss=removed>