Abstrak


DINAMIKA SANGGAR SENI NGRIPTO RARAS DESA SUKOREJO KECAMATN PARENGAN KABUPATEN TUBAN TAHUN 2005-2018


Oleh :
Fizillia Iliyin - B0416021 - Fak. Ilmu Budaya

Fizilia Iliyin. B041021. 2023. Dinamika Sanggar Seni Ngripto Raras Tahun di Desa Sukorejo Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban 2005-2018. Skripsi Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) latar belakang berdirinya Sanggar Seni Ngripto Raras di Desa  Sukorejo, (2) perkembangan aktivitas Sanggar Seni Ngripto Raras di Desa Sukorejo tahun 2005-2016, (3) perkembangan aktivitas Sanggar Seni Ngripto Raras di Desa Sukorejo tahun 2017- 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian historis yang terdiri dari empat tahapan, yaitu Heuristik, Kritik sumber, Intrepretasi dan Historiografi. Dengan memanfaatkan sumber yang sezaman sebagai sumber primer, penelitian ini menggunakan sumber-sumber wawancara dengan pendiri, Pembina dan anggota, studi dokumen berupa arsip, AD/ART, foto dan koran Sanggar Seni Seni Ngripto Raras, serta studi pustaka dari beberapa sumber ilmiah lain yang terkait. Sumber yang sudah terkumpul kemudian dianalisa dan diinterpretasi berdasarkan kronologi, dari hasil interpretasi dilakukan penulisan sejarah.

Hasil penelitian Sanggar Seni Ngripto Raras menunjukkan bahwa berdirinya Sanggar Seni Ngripto Raras berawal dari seorang Dalang Wayang Kulit Desa Sukorejo bernama Rusdiono yang mendirikan Paguyuban Ngripto Laras untuk mengajarkan seni karawitan. Ditahun 2005-2016 terjadi pergantian kepemimpinan pada generasi kedua. Eko Hardoyo menggantikan ayahnya memimpin dan nama sudah berganti menjadi Sanggar Seni Ngripto Laras. Sanggar terus mengalami perkembangan dan terciptanya komunitas soh serta berkembangnya bidang kesenian lainnya diantaranya seni pedalangan, seni tari dan seni teater. Sanggar sudah dikenal banyak masyarakat dan terjadi peningkatan jumlah peserta didik, pelatih tari, sarana prasarana yang semakin lengkap. Pada tahun 2017-2018 sanggar resmi mendapatkan akta notaris nomor dan berubah nama menjadi Sanggar Seni Ngripto Raras. Sanggar melakukan banyak pembaruan dengan menerapkan sistem manajemen yang baru meliputi kegiatan pelatihan dan pementasan sehingga terciptanya Festival Seni Sukorejo (FSS) sebagai kegiatan tahunan Desa Sukorejo.

Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah Sanggar Seni Ngripto Raras mengalami perkembangan pada bidang seni pertunjukan dengan munculnya kesenian baru yaitu musik soh. Munculnya kesenian baru diterima oleh masyarakat dan sering mengikuti berbagai festival didalam negeri.