Abstrak


Sintesis Komposit rGO/ZnO Nanoflowers Sebagai Sensor Gas H2S


Oleh :
Nilam Cahya Rani - M0319053 - Fak. MIPA

Komposit reduced graphene oxide (rGO) dan semikonduktor ZnO merupakan bahan yang menjanjikan dalam pengembangan sensor gas H2S berperforma tinggi. Morfologi 3D dari ZnO nanoflowers dapat meningkatkan karakteristik sebagai material sensor khususnya sensor gas. Material ZnO disintesis melalui metode hidrotermal dengan surfaktan hexamethylenetetramine (HMTA) pada suhu 95 oC selama 8 jam, 12 jam, dan 16 jam. Material ZnO nanoflowers dengan waktu hidrotermal 12 jam selanjutnya dikompositkan dengan graphene oxide (GO) membentuk komposit rGO/ZnO nanoflowers. Material GO sendiri disintesis dengan metode Hummers yang dimodifikasi. Komposit rGO/ZnO nanoflowers disintesis dalam variasi massa GO dan ZnO sebesar 1:2, 1:1, dan 2:1. Sifat optik dari komposit rGO/ZnO nanoflowers menunjukkan penurunan nilai energi celah pita pada rentang 0,06 hingga 0,08 eV dibandingkan dengan ZnO. Reduksi GO menjadi rGO pada komposit rGO/ZnO nanoflowers ditunjukkan oleh penurunan intensitas serapan FTIR dari gugus-gugus oksigen. Komposit rGO/ZnO nanoflowers 1:1 (komposit B) memberikan respon penginderaan yang paling baik terhadap gas H2S. Respon sensor terhadap gas H2S ditunjukkan oleh perubahan sifat elektrikal (resistivity) dan optikal selama penginderaan gas H2S. Gas H2S yang terikat pada komposit rGO/ZnO nanoflowers terekam pada pengamatan dengan spektra FTIR.