Abstrak


Sintesis, Karakterisasi, Uji Aktivitas Antibakteri Dan Antioksidan Nanokomposit Logam Transisi/Kitosan


Oleh :
Dina Fitriana - M0319021 - Fak. MIPA

Nanoteknologi merupakan cabang ilmu yang mempelajari material nanopartikel untuk berbagai aplikasi. Salah satu penerapan nanoteknologi adalah nanokomposit. Dalam dunia farmakologi, nanokomposit dapat digunakan sebagai agen antibakteri dan agen antioksidan. Pada penelitian ini, telah dilakukan sintesis, karakterisasi, serta uji aktivitas antibakteri dan antioksidan nanokomposit logam transisi/kitosan. Sintesis nanokomposit logam transisi/kitosan melalui metode kopresipitasi dilakukan dengan mereaksikan variasi logam transisi 15% (b/b) relatif terhadap kitosan dengan agen pengikat silang STPP. Karakterisasi produk sintesis menggunakan XRF, XRD, FTIR dan SEM. Uji aktivitas antibakteri produk sintesis dilakukan terhadap bakteri gram positif (S. pyogenes ATCC 19615 & B. cereus ATCC 10556) dan bakteri gram negatif (E. coli ATCC 11229 & K. pneumoniae ATCC 13883) dengan metode difusi sumuran. Sementara uji aktivitas antioksidan produk sintesis dilakukan dengan menggunakan reagen DPPH. Produk sintesis yang dihasilkan yaitu Ni/kitosan, Cu/kitosan, Zn/kitosan, dan Ag/kitosan. Keberhasilan produk dibuktikan dengan adanya kandungan logam Ni, Cu, Zn atau Ag di dalamnya. Analisis FTIR menunjukkan gugus fungsional yang terlibat saat pengikatan logam pada nanokomposit adalah -OH, -NH2, dan P-O. Berdasarkan analisis XRD, fasa logam yang terkandung yaitu logam oksida. Analisis SEM-EDX menunjukkan morfologi dengan bentuk partikel tidak beraturan, ukuran partikel yang bervariasi serta kandungan unsur C, O dan logam transisi dalam produk. Aktivitas antibakteri produk menunjukkan nilai zona hambat yang masuk dalam kategori kuat. Sementara aktivitas antioksidan diperoleh nilai IC50 Ni/kitosan, Cu/kitosan, Zn/kitosan dan Ag/kitosan yang masuk dalam kategori lemah.