Abstrak


Evaluasi Kesuburan Tanah Pada Berbagai Pengelolaan Lahan Padi Sawah Di Kecamatan Purwantoro Kabupaten Wonogiri


Oleh :
Fadhila Diah Ratnasari - H0219031 - Fak. Pertanian

Kesuburan tanah merupakan aspek penting dalam budidaya padi sawah karena mampu mempengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman. Kesuburan tanah sawah pada setiap lahan berbeda, tergantung dari jenis tanah maupun pengelolaannya.

Pengelolaan lahan padi sawah dapat dibedakan atas pengelolaan secara organik, semi organik, dan konvensional. Pengelolaan tersebut dibedakan berdasarkan input yang diberikan dalam budidaya padi sawah. Evaluasi kesuburan tanah perlu dilakukan sebagai acuan dalam melakukan pengelolaan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem pengelolaan lahan padi sawah terhadap Indeks kesuburan tanah (IKT), faktor penentu IKT, serta rekomendasi dalam meningkatkan kesuburan tanah sawah tersebut. Pengambilan sampel tanah dilakukan di sawah organik, semi organik, dan konvensional di Kecamatan Purwantoro, Wonogiri.

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan pendekatan survei, dan didukung oleh analisis di laboratorium. Penelitian ini menggunakan sumber keragaman 2 kelas kemiringan lereng (8-15?n15-25%) dan 3 sistem pengelolaan lahan padi sawah (organik, semi organik, dan konvensional) dengan 4 ulangan, sehingga terdapat 24 titik pengambilan sampel. Parameter yang diamati meliputi pH aktual, C organik, N total, P tersedia, K tersedia, KB, KTK, Kejenuhan Al, dan tekstur tanah. Analisis data yang digunakan yaitu Pearson Correlation dan Principal Component Analysis (PCA) untuk menentukan Minimum Soil Fertility Indicator (MSFI), kemudian dilanjutkan dengan skoring MSFI, serta dilakukan analisis korelasi untuk mengetahui faktor penentu IKT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan sistem pengelolaan lahan padi sawah berpengaruh terhadap IKT. Nilai tertinggi ke rendah berturut-turut yaitu pengelolaan secara organik, semi organik, dan konvensional. Faktor penentu IKT yaitu pH, C organik, P tersedia, K tersedia, KTK, Tekstur, dan Kejenuhan Al. Rekomendasi untuk meningkatkan kesuburan tanah yaitu dengan pemberian pupuk organik maupun anorganik sesuai dengan dosis anjuran, serta pengembalian sisa panen.