Abstrak


Kontribusi Hasil Hutan Bukan Kayu Terhadap Pendapatan Masyarakat di Sekitar KHDTK Gunung Bromo


Oleh :
Miki Satria Wardana - H1019026 - Fak. Pertanian

Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) oleh masyarakat terbagi ke dalam tiga kategori menurut pandangan nilai ekonomi yaitu tingkat subsisten, tingkat penggunaan lokal, dan komersial. Interaksi masyarakat sekitar terhadap KHDTK Gunung Bromo meliputi beragam pemanfaatan kawasan baik berupa kayu maupun non kayu, termasuk di dalamnya HHBK. Maka diperlukan kajian mengenai kontribusi HHBK terhadap pendapatan masyarakat di sekitar KHDTK Gunung Bromo. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dengan alat bantu kuesioner untuk mendapatkan informasi dari responden. Pengambilan data primer pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survey dan pengamat penuh, dalam menentukan responden dilakukan secara purposive sampling, mengkhususkan pada masyarakat pemanfaat HHBK di Kelurahan Delingan, Kelurahan Gedong, & Desa Sewurejo. Hasil dari penelitian ini diperoleh informasi bahwa kontribusi HHBK terhadap pendapatan masyarakat di sekitar KHDTK Gunung Bromo masing-masing yaitu di Kelurahan Delingan sebesar 17,3%, Kelurahan Gedong sebesar 5,18%, dan Desa Sewurejo sebesar 20?ngan potensi jenis HHBK terbesar di ketiga lokasi penelitian adalah durian, dengan hasil panen per tahun di Kelurahan Delingan adalah sebesar 1.040 kg, Kelurahan Gedong sebesar 415 kg, dan Desa Sewurejo sebesar 1.625 kg. Adapun kontribusi HHBK dalam rupiah di Kelurahan Delingan adalah Rp95.815.000/tahun, Kelurahan Gedong adalah Rp54.100.000/tahun, Desa Sewurejo adalah Rp116.490.000/tahun. Hasil dari uji F menunjukkan hasil yang signifikan dengan faktor-faktor berupa umur responden, jumlah anggota keluarga, pendidikan, luas lahan, dan jarak rumah ke lahan terhadap pendapatan HHBK. Untuk melihat sejauh mana masing-masing faktor mempengaruhi pendapatan HHBK dilakukan uji t, hasil uji t menunjukkan faktor yang berpengaruh signifikan adalah luas lahan dengan t hitung di atas t tabel.