Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Pengaruh modul self regulated learning terhadap prokrastinasi akademik, 2) Pengaruh modul self regulated learning terhadap berpikir kritis, dan 3) Pengaruh modul self regulated learning terhadap prokrastinasi akademik dan keterampilan berpikir kritis secara simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Desain penelitian menggunakan eksperimen kuasi PretestPosttest Control Group Design. Populasi penelitian mahasiswa PGSD UNS dan sampel penelitian adalah mahasiswa semester PGSD UNS angkatan 2022 berjumlah 67 mahasiswa. Sampel penelitian dibagi menjadi dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes berpikir kritis dan skala prokrastinasi akademik. Uji validitas isi menggunakan Aiken’s V dan seluruh instrumen dinyatakan valid. Uji hipotesis menggunakan analisis multivariat Uji Manova. Hasil penelitian menunjukkan 1) terdapat pengaruh modul self regulated learning terhadap prokrastinasi akademik dengan nilai signifikansi 0,007<0>