Abstrak


Kajian Komposisi Media Tanam dan Waktu Pemberian Kitosan Terhadap Pertumbuhan Bibit Lerak (Sapindus rarak)


Oleh :
Ibnu Sayyida Nur Ats-tsani - H0719087 - Fak. Pertanian

Lerak (Sapindus rarak) merupakan tanaman yang buahnya digunakan sebagai detergen alami, herbisida alami atau pemoles logam perak karena mengandung saponin. Lerak belum dibudidayakan dan hanya mengambil buahnya dari hutan, sehingga budidaya lerak saat ini memiliki prospek sebagai tanaman industri. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan komposisi media tanam, mendapatkan waktu aplikasi kitosan, dan mendapatkan interaksi antara komposisi media tanam dan waktu aplikasi kitosan yang mendukung pertumbuhan bibit lerak. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan dua faktor. Faktor pertama adalah komposisi media tanam dari perbandingan tanah: pupuk kandang: arang sekam ([1:0:0], [1:1:1], [1:2:1], dan [1:1: 2]), dan faktor kedua adalah waktu pemberian kitosan (tanpa pemberian kitosan, pagi, sore, serta pagi dan sore). Analisis data dilakukan dengan analisis varian, dan jika terdapat perbedaan yang nyata dilanjutkan dengan Duncan’s Multiple Range Test 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada 12 minggu setelah tanam (MST), perlakuan komposisi media tanam dengan perbandingan (1:1:1) dan (1:1:2) dapat meningkatkan tinggi tanaman, diameter batang, dan jumlah daun lerak. . Pemberian kitosan dengan waktu aplikasi pada pagi dan sore hari dapat meningkatkan diameter batang lerak. Interaksi antara perlakuan komposisi media tanam dengan perbandingan (1:2:1) + tanpa kitosan dan perbandingan (1:1:2) + tanpa kitosan dapat meningkatkan tinggi tanaman dan diameter batang lerak.