Abstrak


Pengaruh Dukungan Sosial Orang Tua dan Manajemen Waktu terhadap Prokrastinasi Akademik Pada Siswa SMK Batik 2 Surakarta


Oleh :
Octavia Firdausi Putri - K3119065 - Fak. KIP

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) tingkat dukungan sosial orang tua, manajemen waktu dan prokrastinasi akademik, (2) pengaruh dukungan sosial orang tua terhadap prokrastinasi akademik, (3) pengaruh manajemen waktu terhadap prokrastinasi akademik (4) pengaruh dukungan sosial orang tua dan manajemen waktu terhadap prokrastinasi akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI SMK Batik 2 Surakarta Tahun Ajaran 2022/2023 sebanyak 157 siswa. Penentuan sampel diambil menggunakan tabel Krejcie & Morgan (1970). Sampel yang diperoleh sebanyak 108 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala psikologis. Teknik analisis data yang digunakan berupa analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) dukungan sosial orang tua dari 108 sampel termasuk ke dalam kategori sedang 70%, kategori rendah 18?n kategori tinggi 11%. Tingkat manajemen waktu siswa termasuk ke dalam kategori sedang 71%, kategori rendah 15?n kategori tinggi 14%. Prokrastinasi akademik sebagian besar siswa tergolong sedang 73%, pada kategori tinggi 13?n kategori rendah 14%, (2) dukungan sosial orang tua memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap prokrastinasi akademik dengan nilai signifikansi 0,000 < 0> ttabel sebesar -5,989 > 1,982 (3) manajemen waktu memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap prokrastinasi akademik dengan nilai signifikansi 0,000 < 0> ttabel 1,982, (4) Secara simultan dukungan sosial orang tua dan manajemen waktu memiliki pengaruh secara signifikan terhadap prokrastinasi akademik dengan nilai signifikansi 0,000 < 0> ftabel (596,650 > 3,08). Maka dapat dimaknai jika dukungan sosial orang tua siswa tinggi dan kemampuan manajemen waktu siswa tinggi dapat menurunkan prokrastinasi akademik yang dialami oleh siswa. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian serupa dengan mempertimbangkan variabel lain yang mempengaruhi prokrastinasi akademik dan populasi yang lebih luas. Saran bagi guru BK dapat melakukan kerja sama dengan orang tua untuk lebih memperhatikan anaknya, memberikan layanan BK untuk meningkatkan manajemen waktu dan mengatasi prokrastinasi akademik.