Abstrak


Studi Fenomenologi: Psychological Well-Being dan Motivasi Berprestasi Siswa Berprestasi SMA Batik 2 Surakarta


Oleh :
Alifiya Haura Pramonoputri - K3119013 - Fak. KIP

Alifiya Haura Pramonoputri. K3119013. Pembimbing I: Dr. Ribut Purwaningrum, M.Pd. Pembimbing II: Prof. Dr. Asrowi, M.Pd.  STUDI FENOMENOLOGI: PSYCHOLOGICAL WELL-BEING DAN MOTIVASI BERPRESTASI SISWA BERPRESTASI SMA BATIK 2 SURAKARTA. Skripsi, Surakarta: Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Juli 2023.

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pemaknaan subjek yang merupakan siswa berprestasi secara lebih mendalam terhadap psychological well-being dan motivasi berprestasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai pengalaman subjek dalam memaknai hidupnya berdasarkan psychological well-being, mendeskripsikan pengalaman subjek dalam memaknai hidupnya berdasarkan motivasi berprestasi, dan mendeskripsikan pengalaman subjek dalam memaknai hidupnya berdasarkan psychological well-being untuk memperoleh motivasi berprestasi. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah studi fenomenologi hermeneutik diadaptasi dari teori Heidegger dikenal dengan filosofinya yaitu “hermeneutic of Dasein” atau dapat diartikan “interpretasi keberadaan”. Subjek penelitian ini merupakan empat siswa SMA Batik 2 Surakarta yang memiliki prestasi tingkat nasional, diantaranya NA serta VN siswa berprestasi akademik dan FF juga VA siswa berprestasi non akademik. Tahap analisis data yang dilakukan pada penelitian ini diawali dengan epoche, dilanjutkan dengan varian imajinasi, serta diakhiri dengan sintesis makna dan esensi. Hasil penelitian ini adalah keempat subjek telah menjabarkan bahwa mereka dapat menerima dirinya, memiliki hubungan sosial yang positif dengan orang lain, menjadi pribadi yang mandiri, memiliki kemampuan untuk mengendalikan lingkungan, mempunyai tujuan hidup, dan memiliki kemampuan mengembangkan potensi. Seluruh subjek menyatakan bahwa mereka membutuhkan prestasi dengan alasan yang berbeda-beda. Semua subjek menyatakan bahwa dorongan untuk berprestasi yang subjek dapatkan menjadi salah satu faktor dalam rangka memenuhi harapan subjek mencapai sutu tujuan dan cita-cita mereka masing-masing. Diharapkan adanya penelitian bisa dijadikan acuan bagi pelaksanaan penelitian selanjutnya mengenai psychological well-being dan motivasi berprestasi siswa berprestasi akademik dan non akademik tingkat nasional, dengan menyelidiki atau menemukan makna-makna psychological well-being dan motivasi berprestasi yang dimiliki oleh subjek penelitian. Harapannya, penelitian selanjutnya dapat menemukan atau menciptakan inovasi berupa strategi layanan bimbingan dan konseling untuk meningkatkan psychological well-being dan motivasi berprestasi siswa siswa salah satunya dengan melakukan penelitian seperti korelasi, research and development eksperimen dengan melakukan percobaan yang bersistem serta berencana untuk membuktikan kebenaran suatu teori dan sebagainya. Salah satu contoh penelitian yang bisa dilakukan peneliti lain adalah dengan melakukan percobaan berupa strategi konseling seperti bimbingan kelompok untuk meningkatkan psychological well-being siswa sehingga dapat memiliki motivasi berprestasi yang tinggi.