;

Abstrak


Hubungan Makrofauna Dan Karbon Organik Tanah Terhadap Indeks Kualitas Tanah Pada Berbagai Tegakan Tanaman Hutan Rakyat Desa Sumberejo Kecamatan Batuwarno Kabupaten Wonogiri


Oleh :
Gadis Mona Prinandhika - S652102003 - Fak. Pertanian

Praktik pengolahan tanah dan perubahan penggunaan lahan dapat mengubah sifat fisik, kimia, dan biologi tanah sebagai penentu kualitas tanah. Hutan rakyat terdiri dari tegakan tanaman yang memproduksi seresah sebagai sumber bahan organik dalam tanah. Bahan organik merupakan sumber nutrisi bagi makrofauna tanah, ketersediaan dan kualitas seresah memengaruhi keragaman makrofauna tanah. Hutan rakyat dengan beragam tegakan tanaman berperan menyerap karbon organik tanah. Karbon organik tanah digunakan makrofauna tanah sebagai sumber energi untuk proses metabolisme. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara makrofauna tanah dan karbon organik tanah terhadap indeks kualitas tanah pada berbagai tegakan tanaman. Penelitian dilaksanakan pada tegakan jati, tegakan mahoni, tegakan campuran dan tegalan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan variabel metode survei didukung dengan hasil analisis laboratorium. Perhitungan indeks kualitas tanah dengan menggunakan Principal Component Analysis (PCA) untuk memilih indikator Minimum Data Set (MDS), indeks kualitas tanah ditentukan dengan menghitung nilai indeks bobot di kali skor indikator terpilih. Perhitungan keragaman makrofauna tanah menggunakan indeks keragaman Shannon Wiener dan analisis karbon organik tanah menggunakan metode Walkley and Black. Keragaman makrofauna tanah pada keempat tegakan termasuk dalam kriteria sedang. Karbon organik tanah berkorelasi positif dengan keragaman makrofauna tanah (r=0,714), sehingga pada saat kandungan karbon organik tanah tinggi maka keragaman makrofauna tanah meningkat. Kualitas tanah pada keempat jenis tegakan termasuk dalam kriteria rendah. Keragaman makrofauna tanah dan karbon organik tanah dengan indeks kualitas tanah pada keempat tegakan tanaman saling berkaitan dan berkorelasi positif. Karakteristik tegakan tanaman terutama kerapatan tanaman memengaruhi produksi seresah. Seresah sebagai masukan bahan organik tanah baik dari biomasa seresah dan kualitas seresah sangat memengaruhi keragaman makrofauna tanah dan kandungan karbon organik tanah.