;

Abstrak


Pengembangan Instrumen Penilaian Kognitif Berbasis HOTS Berbantu Quizizz Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Mata Pelajaran OTK Humas Dan Keprotokolan Kelas XI Manajemen Perkantoran SMK Negeri 1 Kudus


Oleh :
Lu'luil Maxnun - S992108002 - Fak. KIP

Higher Order Thinking Skills (HOTS) merupakan elemen penting dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Kesulitan dalam memecahkan masalah secara sistematis, menghadapi tantangan secara terorganisir, dan tidak dapat merancang solusi orisinal disebabkan oleh rendahnya HOTS yang dimiliki siswa. Siswa dengan keterampilan berpikir tingkat rendah membutuhkan latihan berpikir tingkat tinggi untuk menyelesaikan proses belajar siswa. Kemampuan HOTS dapat ditingkatkan dengan beberapa cara, misalnya melalui pembelajaran yang terintegrasi dengan media, praktik, dan penilaian kognitif berbasis HOTS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui instrumen penilaian kognitif mata pelajaran OTK humas dan keprotokolan di SMK Negeri 1 Kudus yang selama ini digunakan; (2) mengembangkan instrumen penilaian kognitif berbasis HOTS berbantu quizizz pada mata pelajaran OTK humas dan keprotokolan siswa kelas XI Manajemen Perkantoran SMK Negeri 1 Kudus; (3) menguji keefektifan instrumen penilaian berbasis HOTS berbantu quizizz.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah research and development (R&D) dengan model ADDIE. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara (guru), angket (ahli validasi dan respon siswa), dan tes dengan soal esai. Teknik pengambilan sampel dengan purposive random sampling. Teknik uji validitas adalah triangulasi sumber dan metode. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Analisis data kualitatif diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan angket. Sedangkan, analisis data kuantitatif dilakukan dengan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t.
Simpulan penelitian ini sebagai berikut. (1) Sebelum dilakukan pengembangan oleh peneliti, hasil belajar kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa masih rendah dikarenakan persentase soal HOTS yang dibuat oleh guru masih rendah dan soal yang dikembangkan oleh guru belum cukup kontekstual, serta belum menggunakan penilaian yang variatif. Platform yang digunakan lebih sering menggunakan konvensional dibanding digital. (2) Instrumen penilaian pengetahuan HOTS dikembangkan melalui beberapa tahap, yaitu perancangan instrumen penilaian, perancangan penilaian dalam platform quizizz, validasi produk, dan pengujian produk. Setelah dilakukan analisis butir soal, soal yang dikembangkan memiliki tingkat kesukaran dan daya pembeda yang baik, butir soal dinyatakan valid dan reliabel, berdistribusi normal, dan berasal dari populasi yang sama. (3) Instrumen yang peneliti kembangkan terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. Uji independent sample t test menunjukkan bahwa nilai signifikansi kelas XI Manajemen Perkantoran dan XI Manajemen Perkantoran 2, sig > 0,001.