;

Abstrak


Konseptualisasi Pemanfaatan Hak Cipta Sebagai Objek Jaminan Fidusia Dan Kepastian Hukum Atas Eksekusi Terjadinya Wanprestasi


Oleh :
Yustitio Satyawan - S352202048 - Fak. Hukum

ABSTRAK

YUSTITIO SATYAWAN.  S352202048, 2023. KONSEPTUALISASI PEMANFAATAN HAK CIPTA SEBAGAI OBJEK JAMINAN FIDUSIA DAN KEPASTIAN HUKUM ATAS EKSEKUSI TERJADINYA WANPRESTASI. Magister Kenotariatan, Fakultas Hukum, Universitas Sebelas Maret Surakarta.                                                                 

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Peraturan yang terdapat pada Pasal 16 ayat (3) Undang-undang Hak Cipta yang menyatakan bahwa Hak Cipta dapat dijadikan sebagai objek jamiann fidusia serta mengkaji permasalahan mengenai penentuan nilai ekonomis atau valuasi dari Hak Cipta yang dijadikan objek jaminan fidusia, serta menemukan kepastian hukum terhadap jika terjadi wanprestasi yang dilakukan oleh debitur dalam hal Hak Cipta yang menjadi objek jaminan fidusia. Sumber data menggunakan sumber data primer dan sekunder, Karakteristik penelitian adalah yuridis normatif, analisis penelitian ini menggunakan analisis kualitatif serta pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Konseptual. Teknik pengumpulan bahan hukum menggunakan Teknik silogisme deduktif yaitu metode yang berpangkal dari pengajuan premis mayor yang kemudian diajukan premis minor dari kedua premis tersebut kemudian ditarik suatu kesimpulan.

Hasil peneltian menunjukan bahwa: Pertama, mekanisme valuasi nilai ekonomis Hak Cipta yang menjadi objek jaminan fidusia dapat dilakukan oleh lembaga yang memiliki kompetensi di bidangnya seperti lembaga Apprasial atau yang biasa disebut lembaga jasa penilai publik, dibutuhkan juga sinergitas dengan lembaga lainnya seperti lembaga manajemen kolektif sebagai lembaga yang melakukan kepengurusan terkait dengan royalti dari Hak Cipta tersebut sehingga terdapat perlindungan serta kepastian hukum baik dari pihak debitur sebagai pemberi fidusia maupun kreditur sebagai penerima fidusia, kedua, pada sisi kepastian hukum terkait dengan Hak Cipta sebagai objek jaminan fidusia jika terjadi wanprestasi pada saat dilaksanakannya perjanjian, maka objek yang dieksekusi adalah hak ekonomis bukan hak moral dari suatu Hak Cipta, hal ini dikarenakan hanya hak moral tetap melekat pada diri sang pencipta karya tersebut