Abstrak


TEGES FILOSOFI LAN PIWULANG BUDI PAKARTI SAJRONING DEKORASI PAHARGYAN MANTU ADAT JAWA LAN JUMBUHE TUMRAP PASINAON BASA JAWA ING SMA


Oleh :
Dinda Rachmawati Cahyaning Dyas - K4219020 - Fak. KIP

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan mengidentifikasi makna filosofi yang terkandung dalam dekorasi pernikahan adat Jawa, pendidikan budi pekerti dan relevansinya terhadap pembelajaran Bahasa Jawa di SMA yang akan disesuaikan dengan kompetensi dasar 3.4 memahami isi teks eksposisi tentang adat tradisi mantu yang terdapat dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).

Penelitian ini dilakukan di Kampung Kidul Pasar Laweyan dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes kemudian disesuaikan dengan kamus Baoesastra Djawa. Sumber data pada penelitian ini terbagi menjadi 2 yaitu, sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primer berupa hasil wawancara dengan informan, dokumentasi dekorasi pernikahan adat Jawa. Sumber data sekunder berupa jurnal, buku online, RPP pembelajaran Bahasa Jawa SMA dan media cetak berupa buku yang sesuai dengan penelitian.

Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara, dokumentasi, dan analisis dokumen. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis model Spradley yang penarikan kesimpulannya berdasarkan analisis etnografi. Prosedur penelitiannya meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap akhir.

Hasil penelitian ini adalah: Pertama, makna filosofi yang terkandung dalam dekorasi pernikahan adat Jawa. Kedua, pendidikan budi pekerti yang terkandung dalam dekorasi pernikahan adat Jawa. Ketiga, hasil analisis tentang dekorasi pernikahan adat Jawa bisa direlevansikan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran Bahasa Jawa di SMA. Hal itu dijelaskan oleh guru pengampu mata pelajaran Bahasa Jawa, siswa kelas XI SMA, informan inti yaiku budayawan. Dekorasi pernikahan adat Jawa sesuai dengan kurikulum 2013 kelas XI SMA berupa materi tentang adat tradisi mantu. Menurut informan dekorasi pernikahan adat Jawa akan punah jika tidak dilestarikan dengan cara dimasukkan kedalam pembelajaran siswa. Dekorasi pernikahan adat Jawa mengandung pesan moral serta doa baik yang bisa diambil manfaatnya untuk pembelajaran dalam kehidupan siswa.